Jumat, 28 Februari 2014

Posbar BBI (Kuliner) : Bliss

Judul : Bliss (The Bliss Bakery Trilogy #1)
Penulis : Kathryn Littlewood
Penerbit : Mizan Fantasy
Tahun : 2013
Halaman : 308
Rating : 4/5 Bintang

Toko Roti milik keluarga Bliss bukanlah toko roti biasa. Secara turun temurun mereka mewarisi resep rahasia. Resep tersebut mengandung sihir yang sangat berbahaya jika disalahgunakan.

Saat Purdy dan Albert Bliss pergi atas permintaan seorang walikota untuk menyembuhkan wabah penyakit, Rose, Ty, Sage dan Leigh harus mengurus toko roti Bliss tanpa orangtua mereka. Kekacauan mulai muncul saat Lily yang mengaku sebagai bibi mereka datang. Bibi Lily yang sangat cantik itu mencurigakan, tapi anak-anak keluarga Bliss tidak bisa berbuat apa-apa. Lidah mereka kelu begitu saja jika ingin melaporkan mengenai Bibi Lily kepada orangtua mereka!

“Tetapi dia sangat menyenangkan dan cantik!” protes Ty.
Albert menghentikan pujian Ty untuk berkomentar. “Orang-orang yang paling mengerikan selalu 
begitu.” Sahutnya, “itulah pelajaran hidup, Nak.”

Membaca Bliss membuatku sedikit pusing. Bukan karena ceritanya yang tidak menarik, tetapi karena bau kertasnya yang nggak enak. Bau kertas yang nggak enak ini kemungkinan disebabkan oleh halaman yang dibuat berwarna biru (glitter biru). Untunglah setelah beberapa lama baunya mulai menghilang.

Setting tempat dinovel ini aku kira berada di Inggris atau di Perancis. Ternyata ada di Amerika, entah kenapa aku lebih suka kalau novel sihir-fantasi apalagi yang berhubungan dengan kuliner adanya di London atau Paris :D

Resep masakan di Bliss benar-benar aneh, misalnya saja “nafas tidur yang lembut dari seseorang yang tidak pernah berbohong” apa coba.. hehe.. terus ada air liur gajah, mata warlock, dan benda-benda aneh lainnya yang harus dimasukkan agar resep itu manjur.


Berhubung Bliss adalah buku-1 dari trilogi, maka ada hal-hal yang masih menjadi misteri. Misalnya saja kabut yang berbisik dan Bibi Lily. Oke, saatnya membaca Dash of Magic. Buku ke-3 nya belum diterjemahkan Mizan kayaknya nih. Ditunggu banget deh pokoknya!

Sabtu, 15 Februari 2014

Giveaway : Virtual Book Tour Horror {Pemenang}

Masih ingat waktu aku bilang akan ada giveaway serangkaian dengan virtual book tour horror? Maaaaaf banget baru bisa bikin giveawaynya sekarang, tapi tenang saja, janji itu akan aku tepati!


Buku yang akan aku bagikan dalam giveaway ini disponsori oleh Bukune. Sebenarnya Bukune ngasih aku sembilan buku, tapi Danur aku simpan buat aku sendiri, dan Nightmare side #1 aku kasih ke temanku. Jangan khawatir, masih ada tujuh buku lagi yang akan jadi hadiah giveaway, yuhuuu…

Nightmare side #2
Nightmare side #3
My Creepy Diary
Penunggu Puncak Ancala
After School Horror
Kisah Hantu-Hantu Cina
Investigasi Misteri

Persyaratannya :
1. Follow @Bukune
2. Follow @penimbunbuku
3. Follow blog ini dengan : GFC/Bloglovin
4.Tweet mengenai giveaway ini (format bebas tapi sertakan hashtag #GiveawayVirtualBookTourHorror).
5. Jawab pertanyaan : “Kalian percaya hantu?” dan sertakan alasannya.

Silakan isi di kolom komentar, sertakan akun twitter yang kalian gunakan untuk follow @Bukune dan @penimbunbuku, tuliskan link tweet, dan jawab pertanyaan di satu komentar saja (jangan lebih).

Dua orang pemenang akan dipilih secara acak, pemenang pertama akan mendapat 4 buku, dan pemenang kedua mendapat 3 buku. Judul buku akan aku tentukan, jadi pemenang tidak bisa memilih.


Giveaway ini akan berlangsung sampai 10 Februari 2014, pastikan kalian yang ikut berdomisili di Indonesia dan berusia lebih dari 15 tahun.


Selamat Kepada :
1. Lulu Risna Purnamasari (4 Buku)
2. @nhiene (3 Buku)

Kalian akan aku hubungi lewat Twitter ^^ Terimakasih untuk yang sudah berpartisipasi

Senin, 10 Februari 2014

Liebster Blog Awards 2014


Terimakasih buat Mbak Alvina yang sudah nge-tag aku buat ikutan Liebster Blog Awards. Kemarin aku janji akan memposting setelah sidang skripsi, dan ternyata baru sekarang aku posting (maaf). Aku akan jawab 10 pertanyaan yang sudah dilempar :

1. Buku apa yang paling terakhir kamu baca?
Good Fight – Christian Simamora, lagi dibaca. Bukunya bikin kipas-kipas!

2. Kamu termasuk orang yang menonton film baru membaca buku, atau sebaliknya?
Kalau ada bukunya, aku baca dulu tapi kalau cuma punya filmnya aja, aku tonton filmnya. Jadi tergantung yang mana yang aku punya duluan, kalau punya dua-duanya aku pasti baca bukunya dulu.

3. Pernah ngga berpergian atau liburan tanpa membawa buku? Ke mana?
Pernah, waktu itu ada tugas kampus yang harus bermalam di sebuah desa. Aku nggak bawa buku, cuma bawa baju-baju dan perlengkapan khas cewek karena yakin nggak bakal bisa baca disana.

4. Lebih memilih membawa ponsel atau buku cetak kalau beranjak ke kasur?
Aku suka naruh buku di kasur, jarang bawa ponsel karena takut radiasi, hadoooh.. Aku pilih buku dong.

5. Ingin punya hosting blog pribadi nggak, yang berbayar alih alih gratisan?
Pengen bikin yang .com tapi masih mikir-mikir dan nyari hosting yang paling murah

6. Suka membaca buku sambil makan atau minum? Biasanya nyemil apa?
Zaman sekolah dulu aku suka baca buku sambil makan, makan besar (nasi, ikan) tapi sekarang udah nggak lagi karena takut bukunya kotor jadi biasanya kalau makan aku baca koran aja atau majalah.

7. Buku apa yang termahal yang pernah kamu beli?
Lupa, buku apa ya? Mungkin Titik Nol – Agustinus Wibowo.

8. Dalam setahun terakhir ini buku apa yang paling berkesan yang kamu baca?
Just One Day – Gayle Forman yang aku baca November 2013 (kalau nggak salah), nyesek banget karena Lulu alias Alyson harus memendam rasa penasaran sama cowok yang ngajak dia ke Paris (tanpa tahu identitas satu sama lain).

9. Mengapa kamu membuat blog buku?
Untuk mengarsipkan kecintaanku pada buku.

10. Kamu punya blog pribadi selain blog buku, kah? isinya ttg apa?
Ada, blog pribadi yang alamatnya aku ganti terus tapi setelah aku tulis beberapa postingan, suka aku masukkan ke draf lagi karena aku nggak ngerasa itu penting buat di posting.

Teruss… dapat tag lagi nih dari Bookish Roomie (Meliana, salam kenal!) :
1. Suka karangan penulis dalam negeri atau luar negeri ?
Luar negeri, tapi sekarang mulai banyak baca buku karangan penulis Indonesia

2. Apa yang membuat kamu memutuskan untuk membeli atau membaca sebuah buku ? Dari cover, sinopsis, atau apa ?
Rating di Goodreads

3. Apakah kamu mempersiapkan budget khusus untuk membeli buku ?
Sampai saat ini belum

4. Pernah nggak kamu kehilangan buku ?
Kehilangan mungkin nggak, kalau dipinjam teman tapi nggak dibalikin iya

5. Buku yang bikin kamu nyesel membaca atau membelinya ?
De Journal (lupa siapa penulisnya)

6. Genre buku apa yang kamu paling sukai ?
Young Adult

7. Dalam satu hari kamu bisa menyelesaikan berapa buku ? Atau berapa halaman buku ?
Ini sih relatif ya, kalau sibuk aku paling-paling bisa baca 20 halaman aja

8. Suka baca paperback atau ebook ?
Paperback

9. Berapa kali dalam sebulan kamu ke toko buku ?
2-4 kali

10. Kenapa kamu membuat blog tentang buku ?
Karena… (jawabannya sama dengan pertanyaan dari Mbak Alvina no. 9)
Fakta Acak tentang Maya :
1. Nggak bisa make korek api
2. Suka dikirimin surat dan kartupos
3. Kalau makan telur, kuning telurnya ditinggal
4.  Punya 9 boneka Patrick dari ukuran kecil sampai guede
5. Paling malas disuruh nge-print

10 pertanyaan yang aku lempar :
1. Bagaimana pendapat kamu tentang penulis yang marah-marah saat bukunya dikritik?
2. Lebih penting jumlah followers atau page view?
3. Buku apa yang kamu bawa seandainya terdampar di Pulau Tak Berpenghuni (satu saja)?
4. Kamu mengharuskan pasangan kamu suka baca buku juga/nggak? Kenapa?
5. Kalau banyak buku yang didiskon (bahkan sangat murah), kira-kira perasaan penulisnya gimana ya?
6. Buku terakhir yang dihadiakan ke kamu? Oleh siapa?
7. Genre yang aku suka adalah Young Adult, ada rekomendasi buku yang seru?
8. Berapa anggaran kamu untuk beli buku/bulan?
9. Pernah ke toko buku di luar negeri? Dimana?
10. Seandainya kamu boleh masuk dalam cerita salah satu buku, buku apa yang kamu pilih?

Tadinya aku nggak pengen lempar siapa-siapa karena udah telat posting, tapi karena pertanyaan udah dibuat, baiklah…
Siap-Siap Kena Lempar :
1. bukunyasapi.blogspot.com
2. Okydanbuku.com
3. Miamembaca.wordpress.com
4. Irabooks.blogspot.com
5. BacaanBzee.blogspot.com
6. Geybie.net
7. Lustandcoffee.blogspot.com
8. Althesia.blogspot.com
9. Annisaanggiana.wordpress.com
10. Lemari-buku-ku.blogspot.com

Silakan mau dijawab atau nggak (nggak maksa kok ^^)

Laporan Kalsel dan Banjarbaru Bookfair 2014

Bookfair ini baru aja berakhir kemarin setelah diadakan dari tanggal 1-9 Februari 2014. Kalsel Bookfair diadakan di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, sedangkan Banjarbaru Bookfair di Lapangan Murjani Banjarbaru. Kenapa Bookfair ini diadakan terpisah tapi dalam tanggal yang sama? Entahlah, kalau pendapatku sih lebih baik digabung aja jadi bookfairnya lebih meriah dan buku yang dijual lebih banyak.

Curhat sedikit mengenai bookfair, bookfair ini jauuuuuh sekali meleset dari harapanku. Promosinya sih sudah gencar habis, hampir disemua sudut jalan ada spanduknya, di radio, di TV lokal, di koran, tapi tetap aja bookfairnya gitu-gitu aja.

Kalau dilihat dari spanduknya yang menulis besar-besaran diskon sampai 70%, mmm.. ini agak lebay. Nyatanya mayoritas diskonnya adalah 0-10% (untuk stand Gramedia). Mizan lumayan banyak ngasih diskon, ini sih bukan rahasia lagi kalau ada bookfair buku-buku mizan memang banting harga yang jauh dari harga aslinya. Stand penerbit lain? Nggak ada diskon tuh. Malahan standnya bisa dihitung jari. Mungkin ini juga karena penerbit di Indonesia yang sedikit dan nggak terlalu berminat untuk mengikuti bookfair di Kalimantan Selatan.

Lanjut ke acara yang diadakan, pastinya bikin kecewa para pecinta buku. Kebanyakan acara musik, dan panitia nggak ada ngasih tahu jadwal kapan penulis A datang, kapan penulis B bikin talkshow (kalaupun ada, nggak tahu dimana jadwal itu dipasang). Sekali lagi ini pasti karena Kalsel itu jauh dari ibukota jadi nggak banyak penulis yang bisa diundang tapi paling nggak kan masih bisa melaksanakan acara hiburan yang berkaitan dengan buku.

Buku yang aku beli di Kalsel Bookfair ‘cuma’ dua, yaitu Insurgent dan Pandemonium sedangkan buku yang aku todong dari kakakku di Banjarbaru Bookfair adalah Harry Potter dan Tawanan Azkaban dan Hai Miiko Vol. 4.



Di Kalsel Bookfair, aku pakai baju kaus BBI loh dan sempat dilirik beberapa orang. Bangga gitu deh bisa pakai baju BBI di bookfair. Tas yang aku pakai dari Zalora Indonesia. Lucu banget kan tasnya, ada gambar hati guide didepannya. Pas pertama aku lihat tas ini di websitenya Zalora, aku langsung kepincut sama modelnya yang simpel tapi tetap manis untuk dipakai jalan-jalan ataupun ke kondangan. Harganya juga murah dan gratis ongkos kirim *penting!.




Tahun depan kalau ada Bookfair lagi, acaranya HARUS LEBIH menarik daripada tahun ini. Penyelenggara juga sebaiknya mengadakan studi banding ke IBF atau Frankfurt Bookfair sekalian *ikut dong.

Jumat, 07 Februari 2014

Surat Untuk Stiletto Book

Dear Stiletto Book

Pertama kali aku berkenalan dengan Stilo melalui twitter salah satu teman. Saat itu aku sama sekali belum mengenal Stilo, nama Stiletto Book begitu asing ditelingaku (ngerasa gagal jadi kutu buku). Aku klik link dari teman twitterku itu yang ternyata berisi lomba dari Stilo. Lomba apa? Stilo pasti juga penasaran kan.. hehehe. Ini dia lomba tersebut :

A Cup Of Tea : Cinta Buta

Baca, baca, baca… aku kok tertarik banget ya sama lomba yang diadakan Stilo ini? Kebetulan aku punya pengalaman buruk soal cinta, ugh! Aku pun iseng menuliskan apa yang pernah aku alami dengan harapan orang lain juga bisa mendapat pelajaran dari kisahku. Setelah aku kirim, kemudian aku lupakan. Nggak berharap juga sih buat menang karena yang ikut pasti buanyaakk.. tapi aku tetap aja suka kepo dan stalking twitter dan facebook Stilo sekadar nyari kabar mengenai lomba ini.

Dari hasil stalking ku ke Stilo, aku jadi tahu kalau Stilo adalah penerbit buku khusus perempuan. Waaaw… Stilo ternyata punya perhatian khusus ke kita-kita yaa *terharu. Buku-bukunya Stilo itu dari perempuan untuk perempuan, lihat aja dari logonya : Stiletto Merah yang anggun, seksi, tapi juga misterius bikin orang menoleh dengan bertanya-tanya “siapa sih penerbit cantik itu?”. Tema yang Stilo angkat juga pas banget dengan apa yang dirasakan oleh kaum hawa, misalnya saja Geek In High Heels, The Marriage Roller Coaster, Pre Wedding Rush, aduh kalo aku sebutin satu-satu daftarnya bisa panjaaaang.

Teruss.. Stilo ini ‘rumah’nya di Jogja. Jogja kan tempatnya penerbit-penerbit keren. Jogja juga kota favorit aku biarpun aku nggak tinggal di kota itu. Rasanya kalo di Jogja tuh adem, orang-orangnya kreatif dan pinter-pinter ^^

Selama aku kepoin Stilo tidak terasa waktu terus berlalu. Tanggal yang dinanti-nantipun tiba dan aku hampir melupakan tanggal itu!!! Aih saat Stilo woro-woro bakal mengumumkan pemenang ACOT Cinta Buta di twitter dan facebook yang bikin aku super deg-degan. Aku ingat Stilo bilang sampai gontok-gontokan gara-gara memilih pemenang. Aku tambah pesimis dong bakal menang, aku kan bukan penulis dan belum pernah menerbitkan tulisan. Antara berharap dan nggak, aku klik facebook Stilo.

A K U

T E R P I L I H

L H O O O O…..!!!

Aku langsung jejeritan dan loncat-loncat sampai kakakku bingung kenap aku jadi kayak gitu. Stilo, kamu sukses bikin aku senyum-senyum sepanjang hari itu : kenalin, aku sekarang penulis. Woooohh.. heboh deh pokoknya, hehehe.

Email dari Stilo setelah itu mulai meramaikan inbox ku. Bukan hanya dari Stilo sih, tapi juga kontributor ACOT Cinta Buta lainnya sehingga aku punya banyak kenalan baru *dadah-dadah. Setelah itu serangkaian email yang berisi Surat Pernyataan Keaslian Naskah, MOU, terus ada juga email untuk  memilih sampul buat ACOT Cinta Buta (favourite part!). Nih, sampul yang akhirnya terpilih, unyu banget nggak sih Stilo? :



Stilo, aku menulis Bleeding Heart (tulisanku di ACOT Cinta Buta) saat aku lagi hectic nyusun skripsi loh. Kebayangkan kalo aku harus menyelesaikan tulisan itu sambil merevisi skripsiku. Nah, kalau aku menulis Bleeding Heart saat masih Bab I, saat ACOT Cinta Buta akan terbit aku sudah selesai sidang. Jadi secara nggak langsung buku ini turut mewarnai perjuangan skripsiku.

Pas aku minta tanda tangan dosen pembimbingku buat lembar pengesahan, temanku nyeletuk “bu, maya bukunya terbit!” Dospemku langsung nodong ACOT Cinta Buta buat beliau. Kata beliau sekalian sama tanda tanganku, siapa tahu suatu saat nanti kami (temanku itu juga bukunya bakal diterbitkan) bakal jadi penulis terkenal… hihi.. aminkan dong Stilo.

Tahun lalu, aku menuliskan beberapa target yang harus aku capai saat aku berumur 20 tahun. Salah satu target itu adalah tulisanku diterbitkan. Aku sempat mengirimkan beberapa tulisan melalui beberapa lomba, tapi kalah terus. Untunglah keinginanku itu akhirnya bisa terwujud berkat Stiletto Book, Alhamdulillah. Terimakasih Stilo, kamu mungkin nggak tahu kalau kamu itu sudah mewujudkan mimpi seorang gadis yang ingin sekali menjadi penulis ini.

Sukses terus ya Stilo, semoga aku bisa mengirimkan tulisan lagi ke Stilo dan dterbitkan *cium jauh.

Sincerely Yours,

Maya Floria Yasmin
mayafloriay@yahoo.com

Senin, 03 Februari 2014

Winna Efendi Reading Challenge 2014

Winna Efendi Reading Challenge adalah tantangan yang sangat keren! Di hosting oleh Mbak Luckty, silakan intip disini . Buku Winna Efendi yang pertama aku baca adalah Refrain, hadiah dari Unforgotten Gagasmedia. Sejak itu aku suka dengan gaya menulis Winna yang romantis.

WINNA

Buku yang aku ikutkan dalam Winna Efendi RC 2014 ini adalah :
1. The Journey                          
2. Draf 1
3. Remember When
4. Unforgettable
5. Melbourne
Sementara itu dulu deh, siapa tahu nanti aku beli/dikasih novelnya Winna Efendi lagi ^_^

Buying Monday + Rangkuman Januari 2014

Buying Monday

klik disini untuk ikutan

Bulan Januari aku nggak terlalu banyak beli buku, Alhamdulillah.. buku itu candu yang harus dibatasi pembeliannya… hahaha
1. Hai Miiko 26 (Edisi Premium) : 26.000
2. Princess, Bajak Laut, dan Alien : dibelikan mama
3. How To Be Interesting : dibelikan mama
4. Drat 1 : dibelikan mama
(tiga buku tersebut sebenarnya hasil nodong mama waktu mama ke Surabaya karena harganya lebih murah, Draf 1 susah dicari ;_;)
5. Serial Anak Mamak (Pukat, Burlian, Eliana) : 110.000 di @BukuSecond_Bdg
6. Unforgettable : 10.000 di @BaliBooks
7. Melbourne : 20.000 di @BaliBooks
8. Worry Tree : 5.000 di @BaliBooks

Nah, nggak banyak kan *evil grin

Rangkuman Januari

Buku yang aku baca di Januari :

Bahasa Indonesia :
1. Jika : dan hanya jika
2. Beauty Sleep
3. Olga : Radio Jojing
4. Hai Miiko 26
5. Remember When
6. Hafalan Sholat Delisa
7. Draf 1

Bahasa Inggris :
1. Will Grayson, Will Grayson
2. Fangirl

Postingan Januari :

Resensi :
1. Beauty Sleep
2. Remember When
3. Samudra di Ujung Jalan Setapak
4. Fangirl

Non Resensi :
1. Receh Untuk Buku 2014
2. Laporan Seminar Bersama Tere Liye

Acara yang diikuti :
1. Posting Bareng BBI : Fabel (27 Januari)
2. Review + Guessing Secret Santa (31 Januari)

Minggu, 02 Februari 2014

Fangirl

Judul : Fangirl
Penulis : Rainbow Rowell
Ebook
Rating : 5/5 bintang


Saking tergila-gilanya sama Simon Snow, Cath menulis fan-fiction Simon Snow : Carry On, Simon di Fanfixx dengan user name Magicath. Cath tidak peduli jika orang memandangnya aneh karena menyukai buku anak tersebut. Simon Snow, mengingatkanku sama Harry Potter, mungkin saja Rowell memang terinspirasi dari situ. Dalam novel ini, akan ada potongan-potongan fanfic yang ditulis oleh Cath. Ada juga penggalan tulisan dari buku Simon Snow yang ditulis oleh penulis aslinya, Gemma T. Leslie.

Kesukaan Cath pada Simon Snow didukung oleh saudari kembarnya, Wren. Cath sangat dekat dengan Wren sejak kecil saat ibunya meninggalkan mereka. Pada saat masuk kuliah Wren mulai menjauh dengan Cath. Ia tidak mau satu kamar dengan Cath di asrama hingga membuat Cath stres, belum lagi kekhawatiran Cath dengan Dad yang sekarang tinggal sendirian di Omaha. Cath bahkan ingin berhenti kuliah agar ia bisa menemani Dad, laki-laki yang mudah panik itu.

Di kampus, Cath yang tidak punya teman dan tidak berniat untuk mencari teman terganggu dengan kelakukan roommate nya Reagan dan pacarnya Levi. Reagan jarang di asrama, tapi pacarnya sering datang ke asrama mereka. Levi bahkan menemani Cath berjalan dimalam hari, saat Cath mengerjakan tulisan bersama Nick di perpustakaan. Hubungan Reagan dengan Levi tidak begitu jelas dimata Cath.

Bagaimana ya caranya ngasih tahu kalau aku SUKA BANGET sama Fangirl? Hmm.. jadi Cath itu adalah tokoh favorit aku, yang aku rasa mirip sama sifatku : pendiam, tertutup, tapi diam-diam freak sama suatu hal.

Konflik dalam novel ini yang menguras emosiku adalah saat Levi bikin Cath kecewa. Ihh Levi jahat, bikin aku pengen nginjek-injek dia. Anehnya Cath ini mau aja memaafkan Levi, ngasih kesempatan kedua gitu deh ceritanya. Terus aku juga luar biasa kesal sama Nick yang jahat dan memanfaatkan Cath aja.

Saat aku selesai dihalaman terakhir, rasanya kayak nggak percaya, nggak terima kalau buku ini sudah tamat. Biasanya, saat membaca buku aku pengen ceritanya cepat-cepat habis, beda sama buku yang satu ini. Rowell nggak ada niat bikin sekuelnya ya??? Boleh nggak sih aku bikin fanfic Fangirl? Hahaha…


Setelah baca Fangirl, aku pengen cepat-cepat baca Eleanor & Park, Attachment, dan Landline (terbit tahun ini)!!