Senin, 10 Februari 2014

Laporan Kalsel dan Banjarbaru Bookfair 2014

Bookfair ini baru aja berakhir kemarin setelah diadakan dari tanggal 1-9 Februari 2014. Kalsel Bookfair diadakan di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, sedangkan Banjarbaru Bookfair di Lapangan Murjani Banjarbaru. Kenapa Bookfair ini diadakan terpisah tapi dalam tanggal yang sama? Entahlah, kalau pendapatku sih lebih baik digabung aja jadi bookfairnya lebih meriah dan buku yang dijual lebih banyak.

Curhat sedikit mengenai bookfair, bookfair ini jauuuuuh sekali meleset dari harapanku. Promosinya sih sudah gencar habis, hampir disemua sudut jalan ada spanduknya, di radio, di TV lokal, di koran, tapi tetap aja bookfairnya gitu-gitu aja.

Kalau dilihat dari spanduknya yang menulis besar-besaran diskon sampai 70%, mmm.. ini agak lebay. Nyatanya mayoritas diskonnya adalah 0-10% (untuk stand Gramedia). Mizan lumayan banyak ngasih diskon, ini sih bukan rahasia lagi kalau ada bookfair buku-buku mizan memang banting harga yang jauh dari harga aslinya. Stand penerbit lain? Nggak ada diskon tuh. Malahan standnya bisa dihitung jari. Mungkin ini juga karena penerbit di Indonesia yang sedikit dan nggak terlalu berminat untuk mengikuti bookfair di Kalimantan Selatan.

Lanjut ke acara yang diadakan, pastinya bikin kecewa para pecinta buku. Kebanyakan acara musik, dan panitia nggak ada ngasih tahu jadwal kapan penulis A datang, kapan penulis B bikin talkshow (kalaupun ada, nggak tahu dimana jadwal itu dipasang). Sekali lagi ini pasti karena Kalsel itu jauh dari ibukota jadi nggak banyak penulis yang bisa diundang tapi paling nggak kan masih bisa melaksanakan acara hiburan yang berkaitan dengan buku.

Buku yang aku beli di Kalsel Bookfair ‘cuma’ dua, yaitu Insurgent dan Pandemonium sedangkan buku yang aku todong dari kakakku di Banjarbaru Bookfair adalah Harry Potter dan Tawanan Azkaban dan Hai Miiko Vol. 4.



Di Kalsel Bookfair, aku pakai baju kaus BBI loh dan sempat dilirik beberapa orang. Bangga gitu deh bisa pakai baju BBI di bookfair. Tas yang aku pakai dari Zalora Indonesia. Lucu banget kan tasnya, ada gambar hati guide didepannya. Pas pertama aku lihat tas ini di websitenya Zalora, aku langsung kepincut sama modelnya yang simpel tapi tetap manis untuk dipakai jalan-jalan ataupun ke kondangan. Harganya juga murah dan gratis ongkos kirim *penting!.




Tahun depan kalau ada Bookfair lagi, acaranya HARUS LEBIH menarik daripada tahun ini. Penyelenggara juga sebaiknya mengadakan studi banding ke IBF atau Frankfurt Bookfair sekalian *ikut dong.

1 komentar:

  1. sama, May, kalo ada diskon gramed diskonnya pelit, yang buku baru cuman 10rb yg murah buku lawas-lawas macam buku resep dan non fiksi, itu terus kayak gitu kalo diskon, kan males :(
    Btw tasnya keren, aku mauuuuuuuuuuu :D

    BalasHapus