Senin, 23 September 2013

Ini hobiku...

Gambar hari ke-4 di #30daysdrawingchallengewithpartner dengan tema 'ini hobiku'. Tanpa ragu-ragu, aku menggambar ini... Hihihi..

Pesta Buku Murah @Gramedia Veteran

Asyikkkk ada pesta buku murah lagi di Gramedia Veteran (Banjarmasin). Biasanya kan pesta buku murah Gramedia letaknya di halaman parkir depan (parkir mobil), nah kali ini letaknya di belakang parkir motor.

Reaksi pertamaku pas ke Gramedia (7 September) dan liat ada pesta buku adalah Wooow… sambil berusaha menahan reaksi senangku. Nanti dikira kayak orang apa jejeritan sendirian. Kebetulan saat itu baru buka dan pengunjungnya masih sedikit jadi aku bebas untuk ngeliatin satu persatu buku yang ada disitu.

Setelah puas berkeliling sambil, banyak juga buku yang pengen aku beli. Mumpung harganya murah nih, tapi tetap harus memilih mana buku yang benar-benar pengen dibeli. Hehehe..

Ada 3 buku yang aku beli disitu, yaitu Ngeblog dengan Hati, Satin Merah, dan Petualangan Hugo Cabret. Total uang yang aku keluarkan adalah 50ribu.

Aku lupa pesta buku ini sampai tanggal berapa, semoga aja masih lama karena aku pengen nyari buku lagi. Selain pecinta buku gratisan kan, aku juga pecinta buku diskonan ^^

Nah, tanggal 14 September lalu aku beli dua buah buku lagi terbitan Gagasmedia, 2 buah dengan total 20ribu rupiah. Jadi aku beli 5 buah buku dengan harga 70ribu rupiah saja!!


Ada yang sudah kesana? Belanja buku apa saja?

Selasa, 10 September 2013

The Help

Judul : The Help
Penulis : Kathryn Stockett
Penerbit : Matahati
Halaman : 545
Tahun : 2010

 photo img-buku-thehelp.jpg

Film The Help yang aku tonton membuatku ingin membaca bukunya, jadi setelah selesai nonton film itu, aku langsung nyari tahu apakah buku ini sudah ada terjemahannya atau belum. Ketika aku cari di internet, yang menerbitkan buku ini adalah penerbit matahati. Aku pikir pasti sulit untuk mencari buku terbitan matahati di toko buku. Lalu aku ingat bahwa buku-buku matahati didiskon gede-gedean, dan aku masih punya nomor handphone Bapak Ahmad, yang jual buku-buku matahati.

Alhamdulillah, buku seharga 90.000 rupiah ini didiskon lebih dari setengah harga. Aku beli 3 buku hanya 97.500 rupiah (belum ongkir). Pas bukunya sampai dirumah, waduh, ternyata bukunya tebal dan gede. Pantas saja nggak bisa 1 kg = 4 buku seperti biasa.

Buku ini berkisah tentang orang-orang kulit hitam di Amerika pada tahun 1960-an. Waktu itu perbedaan warna kulit adalah hal yang sangat-sangat-sangat penting. Kalau kamu perempuan berkulit hitam, maka takdir kamu adalah menjadi pembantu bagi nyonya-nyonya kulit putih. Sedangkan kalau kamu laki-laki berkulit hitam, takdir kamu adalah melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar.

Pembantu yang menjadi tokoh dalam buku ini ada dua orang yaitu Aibeleen dan Minny Jackson. Entah kebetulan atau nggak, nama kota di buku ini adalah Jackson, Mississipi, sama kayak nama belakangnya Minny. Secara bergantian, sudut pandang berubah dari Aibeleen, Minny, dan seorang kulit putih bernama Miss Skeeter.

Nama asli Miss Skeeter adalah Eugenia Phelan, tetapi pada saat ia lahir, bentuk badannya yang kurus dan panjang membuat kakaknya memanggilnya Skeeter (nyamuk). Sehingga nama itu terus melekat sebagai nama panggilannya. Miss Skeeter berusia 23 tahun dan belum menikah. Ia lebih memilih kuliah dan karir sebagai penulis. Belum menikah diumur segitu adalah aib, maka ibunya Miss Skeeter berusaha keras agar putrinya menikah, ia sampai mengira bahwa Miss Skeeter tidak menyukai laki-laki. Kisah cinta Miss Skeeter dan Stuart menarik untuk diikuti dan sedikit menyedihkan.

Miss Skeeter mempunyai teman di klub bridge sekaligus anggota Liga. Miss Elizabeth adalah nyonya bagi Aibeleen, sedangkan Miss Hilly yang sombong dan berlagak bos adalah nyonya bagi Minny Jackson. Aibeleen adalah pembantu yang sangat menyayangi bayi, lebih sayang daripada Miss Elizabeth kepada anaknya sendiri.

Mulut besar Minny Jackson adalah kekurangannya yang sering membuat masalah. Terutama saat ia menjadi pembantu di rumah Miss Hilly yang jahat. Tragedi Pai Cokelat antara Minny dan Miss Hilly membuat Minny tidak mau lagi bertemu dengan Miss Hilly selamanya, begitu juga bagi Miss Hilly.

Jangan coba-coba untuk memperjuangkan hak sipil, karena setelah selesai bersuara, akan ada hal-hal mengerikan yang terjadi. Orang kulit hitam benar-benar menjadi warga nomor dua. Mereka tidak boleh bersentuhan, memakai kamar mandi yang sama, atau makan dimeja yang sama dengan orang kulit putih. Begitu juga dengan sekolah, tidak ada orang kulit putih yang mau duduk di sekolah yang sama dengan orang kulit hitam.

Bersama dengan Aibeleen dan Manny Jackson, Miss Skeeter membuat sebuah buku yang bercerita mengenai pengalaman para pembantu kulit hitam dalam melayani nyonya kulit putih. Sebuah langkah yang luar biasa berani pada masa itu.

Sama dengan filmnya yang aku tonton lebih dulu, aku juga sangat suka sama buku ini. Terjemahannya nyaman untuk dibaca, tapi cuma aku kasih 4 dari 5 bintang karena endingnya yang gantung padahal masih banyak masalah yang belum selesai.

Psst…Kalau saja Miss Hilly tahu sekarang USA dipimpin sama orang kulit hitam, mungkin dia bakal syok.

Film Adaptasi Buku : Julie & Julia

Aku penasaran sama film ini karena sempat diceritakan dalam buku First Time In Beijing. Pas malam minggu lalu jalan-jalan nyari kaset dvd dan nemu film ini, aku langsung memutuskan untuk beli.


Sampai film ini selesai aku tonton, aku baru tahu kalau Julie & Julia adalah film adaptasi buku yang juga diangkat dari kisah nyata. Julie & Julia adalah dua orang perempuan yang hidup di negara yang berbeda dan pada tahun yang berbeda pula. Kalau Julie tinggal di Amerika Serikat, Julia tinggal di Perancis. Kisah Julie bermula pada tahun 2002, sedangkan Julia pada tahun 1949. Julia meninggal pada tahun 2004 lalu diusianya yang ke 91. 


Tema utama yang diangkat dalam film ini adalah mengenai dunia memasak. Julia yang kesepian karena tidak mempunyai seorang anak memutuskan untuk menekuni dunia memasak agar ia punya kegiatan. Di sisi lain, Julie adalah penggemar berat acara memasak maupun buku yang ditulis oleh Julia. Julie merasa hidupnya monoton dengan pekerjaan yang tidak menyenangkan. Ia menemukan passion nya di bidang memasak karena ia ingin seperti Julia Child.

Selama 365 hari, Julie ingin membuat 524 resep masakan yang ditulis oleh Julia Child. Agar impiannya ini diketahui banyak orang, Julie membuatnya dalam sebuah blog. Jadi ia harus ngeblog selama setahun penuh tanpa absen satu hari pun. Bisa dibayangkan betapa sulitnya hal ini. Aku salut dengan konsistensi yang dimiliki oleh Julie. Nih, intip blognya http://juliepowellbooks.com/blog.html

Kesamaan antara Julie dan Julia adalah dukungan dari suami mereka. Kalau saja suami mereka tidak mendukung, Julia tidak akan menjadi seorang ahli memasak. Begitu pula dengan Julie, ia akan berhenti untuk ngeblog ditengah jalan.

Film ini secara bergantian menampilkan Julia yang hidup di awal tahun 50-an sejak Julia pindah ke Paris sampai ia menjadi penulis, lalu menampilkan Julie yang terobsesi ingin menjadi seperti Julia.

Boleh dibilang film ini datar dan kadang membuatkku menguap, tetapi acting Maryl Streep yang luar biasa membuatku tetap bersemangat untuk menonton. Akting yang ditampilkan benar-benar beda dengan perannya saat di Mammamia dan The Iron Lady. Nggak heran sih dalam film ini dia jadi salah satu nominator dalam Oscar.

Laporan ke Mizan Expo

Hari Senin (2/9) , aku pergi ke Banjarbaru karena mau konsul ke dosen pembimbing. Yeah, sekarang aku lagi nyusun skripsi. Biarpun harinya hujan dari pagi semangat untuk konsul harus tetap menyala, yeyeye!

Setelah selesai urusan kampus, aku makan siang dulu terus ke masjid kampus, terus langsung ke Mizan Expo. Semuanya dilakukan sendirian *krik krik. Awkward moment yang aku alami adalah digodai cowok-cowok yang nampaknya mahasiswa baru, terus pas aku lagi bengong nungguin makanan, datanglah rombongan dosen. Salah satu dosen malah nanya, “ngapain disini?” Aku bilang aja habis konsul skripsi. Terus beliau bilang ”ibu kira kamu sudah lulus”. Aku cengengesan aja sambil bilang “baru mau semester tujuh, bu..” Hehehe… itu cerita selingan aja yah.

Jadi setelah itu aku pergi ke lapangan Murjani, tempat expo itu dilaksanakan. Setiap tahunnya disitu memang diadakan expo oleh pemerintah. Banyak stan yang dibuka. Aku sempat ragu-ragu karena nggak enak banget jalan sendirian, grogi gitu deh. Aku keliling-keliling sambil nyari stannya Mizan. Entah aku yang parno atau memang aku diliatin orang-orang karena cuma aku yang jalan sendirian.

Stan mizan ternyata letaknya diluar, bukan didalam bareng sama stan dari berbagai dinas pemerintahan. Jalanannya lumayan becek karena habis hujan, otomatis karpet di stan tersebut jadi basah, dan ini lumayan mengganggu karena nggak boleh masuk pakai sepatu.

Kesan pertamaku saat melihat-lihat buku disitu adalah “wow, banyak buku baru.” Memang banyak buku-buku best seller nya Mizan, Bentang Pustaka, Qanita, dll yang dijual disitu. Semua buku-buku baru diskon 25%, ada juga buku dengan harga bervariasi dari 7000 rupiah.


Untungnya aku nggak bawa banyak uang, jadi aku cuma beli satu buku setelah berusaha keras agar nggak tergiur sama buku-buku lainnya. Buku yang aku beli adalah The Selection. Sampul buku ini nggak sekece buku terbitan aslinya. Harga buku ini adalah 73.500 tapi kemudian didiskon jadi 48.000. Aku juga pengen beli The Elite yang tampaknya adalah buku kedua dari The Selection, tapi… dengan alasan penghematan maka aku batalkan untuk membeli buku ini. 

Minggu, 08 September 2013

Film Adaptasi Buku : Safe Haven


Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Nicholas Spark. Aku belum baca bukunya sih, tapi sudah masuk daftar wishlist. Bukunya sendiri katanya akan diterjemahkan oleh Gramedia, seperti buku-buku Nicholas Spark lainnya.

Ini pertama kalinya aku bikin postingan tentang film adaptasi buku, sayang juga kalau nggak ditulis karena aku suka nonton film khususnya yang diadaptasi dari sebuah buku walaupun bukunya belum aku baca. Sebelum Safe Haven, aku pernah juga nonton film yang diadaptasi dari buku Nicholas Spark lainnya seperti The Last Song dan Dear John. Ciri khas dari film-film ini adalah tentang cinta

Di sampul dvd film ini ditulis drama/mystery/romance/thriller. Berhubung aku belum baca bukunya jadi aku nggak bisa nebak jalan ceritanya seperti apa. Yang jelas, sampai filmnya hampir selesai baru aku ngeh tentang jalan ceritanya termasuk tokoh-tokohnya yang ternyata sangat berkaitan satu sama lain.

Sedikit sinopsis film ini, Katie adalah seorang buronan polisi. Dia pergi secara diam-diam pas malam hari untuk kabur. Tuduhan yang dikenakan ke dia adalah seorang pembunuh. Dengan menumpang bis menuju Atlanta, Katie mencoba untuk mencari tempat persembunyian yang aman. Ia merubah penampilannya agar tidak dikenali oleh siapapun. Disebuah perhentian bis, Katie memutuskan untuk tinggal, tidak meneruskan perjalanan menggunakan bis itu.


Katie diperankan oleh Julianne Hough. Sedangkan Alex diperankan oleh si ganteng bersuara seksi, Josh Duhamel. Yang paling aku suka dalam film ini adalah settingnya yang keren banget, di tepi pantai tapi juga ada hutan dan danaunya. Film ini aku kasih 5 dari 5 bintang. 

Minggu, 01 September 2013

Student Guidebook for Dummies [Giveaway] WINNER

Judul : Student Guidebook for Dummies
Penulis : Kevin Anggara
Penerbit : Bukune
Tahun : 2013
Halaman : 260


Kemarin aku mendapat kiriman dua eksemplar buku Student Guidebook For Dummies yang ditulis oleh Kevin Anggara. Kalau kamu belum tahu siapa Kevin, bisa cek blognya. Desain blognya Kevin keren dan penuh dengan hal-hal absurd sebagai ciri khasnya. Dari yang aku baca dari bukunya, gaya Kevin yang ngocol baik di blog maupun twitter membuat editor Bukune tertarik untuk mengajaknya kerjasama sampai akhirnya muncullah buku ini.



Aku pikir awalnya Kevin ini adalah mahasiswa, ternyata masih kelas satu SMA. Anak SMA bikin student guidebook? Hebat juga.. Isi buku ini update banget sama kehidupan pelajar zaman sekarang walaupun tidak semua panduan disini bagus buat ditiru, misalnya tips buat minta uang sama orangtua, atau tips buat mencontek.

Ilustrasi didalam buku ini membuat tulisan Kevin jadi lebih hidup dan lebih lucu. Jadi biarpun halamannya lumayan banyak, tidak membosankan untuk dibaca. Aku jadi ikut bernostalgia mengenang masa sekolah, halah.. Misalnya tentang MOS, sewaktu aku SMA dulu juga MOSnya sama persis kayak yang digambarkan sama Kevin. Malah waktu itu aku nggak bisa tidur semalaman gara-gara tertekan, hahaha..

Diawal tadi sudah aku bilang kalau aku dapat dua eksemplar buku bertandatangan ini. So, aku bakal ngasih satu eksemplar lagi buat satu orang yang beruntung. Buat yang sudah nggak sabar sama giveaway ini, santai.. baca dulu peraturannya ya..
1. Follow Blog ini via GFC/Bloglovin
2. Follow Blog KevinAnggara.com
3. Buat postingan di blog atau note di FB. Kalian harus menuliskan pengalaman saat sekolah, entah itu pengalaman yang menarik, horror, menyedihkan, di bully, makanan di kantin yang enak banget, apa aja deh yang penting menarik dan bisa membuat kalian menang giveaway ini. Jangan lupa postingan/note nya harus memuat foto kalian yang sedang memakai seragam sekolah. Foto harus segokil mungkin tapi tidak SARA dan tidak memuat unsur pornografi, oke? J Kalau bisa fotonya sendirian aja ya, bukan rame-rame. Buat yang sudah lulus, bisa memakai foto jadulnya.
4. Setelah membuat postingan/note taruh linknya di kolom komentar beserta email dan akun GFC kalian.

Giveaway ini berlangsung dari hari ini sampai tanggal 30 Agustus 2013. Kalau selama 2x24 Jam pemenang tidak memberikan alamat melalui email maka akan dipilih pemenang lain. Giveaway ini khusus untuk yang berdomisili di Indonesia, dan berumur minimal 15 tahun.


Good Luck!

* * * * * * *
Tulisan yang kalian kirimkan bagus-bagus, aku jadi bingung milih yang mana. Tapi karena hadiahnya cuma 1, jadi yang aku pilih adalah....
Selamat kepada Vindy Putri!!
Silakan cek email kamu ya!!