Selasa, 01 Oktober 2013

Hurray, Giveaway!!! (21-30 September 2013) Selamat buat pemenang ^^

Yaay, Dear Readers bikin giveaway lagi nih. Silakan isi Rafflecopternya buat ikutan. Sebenarnya giveaway ini dibuat nggak ada alasan khusus maupun dalam rangka apa-apa. Kemarin dikirimin penerbit buku ini tapi aku sudah punya, jadi lebih baik dijadikan hadiah buat giveaway deh. 

Btw, apa kabar nih, teman-teman? Sudah lama aku nggak bikin resensi buku. Alasannya? Masih ketar-ketir karena Bab 1 belum di acc dosen, hiks, tapi masih tetap baca buku kok. Doakan skripsinya lancar yaa ^^ Bagaimana dengan kalian? Ada kesibukan apa nih?

30 komentar:

  1. Rahasia harus disimpan tidak? Namanya juga rahasia pastinya tidak boleh dibeberkan dong
    Tapi selama yang punya rahasia ngijin buat dikasih tau ke orang lain mah sah2 aja kan ya x)
    Etapi saya tipe orang yang sering keceplosan :'(

    BalasHapus
  2. Rahasia seharusnya sih disimpen sendiri aja. Bahkan temen baik sekalipun mungkin bakal nyebarin ke temen2 yang lain dengan embel-embel "eh tapi rahasia lho yaa..."
    Tapi kan tiap orang beda-beda juga sih, kalo emang udah kenal banget dan yakin banget sih oke-oke aja~
    Makasih udah bikin giveaway ;)

    BalasHapus
  3. simpan sendiri saja biar aman :D

    BalasHapus
  4. Tergantung rahasia apa itu. Kalo sangat penting lebih baik di simpan. Tapi bisa juga diceritakan ke orang yang sangat kita percayai. Semua kembali sama orangnya :)

    BalasHapus
  5. Simpan sendiri aja, kalau dibeberkan ntar bukan rahasia lagi ^_^

    BalasHapus
  6. Disimpen sendiiriii. Ngga jadi rahasia donk kalo dibagi bagi XD

    BalasHapus
  7. Ya, kan, rahasia mesti disembunyikan. Kalau dikasih tahu ke orang lain, menjadi bukan rahasia lagi namanya. Tapi, mungkin juga aku salah.

    BalasHapus
  8. amannya sih dijaga sendiri, cuma kalo emang udah gak kuat mendem sendiri ya cerita ke orang yg bener-bener bisa dipercaya, misalortu gitu._.

    BalasHapus
  9. Kalau rahasianya emang ngga pengen bocor, ya disimpen sendiri aja. Soalnya sekali dikasih tau orang lain, ngga bakal aman. Yakin deh.

    BalasHapus
  10. Rahasia ya... Diberitahukan, tapi ke orang yg sangat kita percaya. Biar lebih plong rasanya, karena tidak menyimpan rahasia apa2 lagi.

    BalasHapus
  11. tergantung. ini rahasia beneran atau rahasia bohongan.
    aku kasih tahu satu rahasia yah, tapi jangan bilang siapa-siapa. rahasia itu simpen sendiri aja. kalau dibagi bukan rahasia lagi. jadi rahasianya bukan rahasia lagi XD

    BalasHapus
  12. Namanya juga rahasia, tentunya disimpan rapat-rapat, kalau perlu di bank Swiss (?) kalau digembar-gemborkan ke publik bukan rahasia lagi namanya.

    Eh, tapi kan ada rahasia umum ya? Hnn, jadi bingung nih.

    Kalau begitu, tergantung kondisi deh. Tergantung apa rahasianya. Kalau emang itu aib, ya, disimpan. Kalau bukan ya, tetap disimpan (mendadak bingung lagi -.-) Disimpan aja lah lebih baiknya. Terkadang ada hal yang lebih baik disimpan. Siapa yang tahu fakta kecil dan sederhana yang lebih baik disimpan ketika dibeberkan malah menghancurkan kehidupan orang, iya kan?

    #beuh, panjang kali komentarku :))

    BalasHapus
  13. Mesti disimpen sendiri, walaupun hanya 1 orang yang dikasih tahu, itu bukan rahasia lagi =))

    omong-omong, semangat yah mbaaak ^^ semoga secepatnya di ACC, dan skripsinya berjalan lancar ^^

    BalasHapus
  14. seperti semuanya, sebaiknya dijaga dihati sendiri. sekalipun ada yang bisa dipercaya,kadang suka keceplosan, jadi resikonya lumayan berbahaya, hihihi. kalau gak tahan dipendem, kita bisa kreasikan lewat tulisan kayak diary gitu dan lebih baik dicuratin ke Tuhan deh :D

    BalasHapus
  15. Rahasia ya? Emang bener sih, kalo diceritain namanya bukan rahasia.Hehe..., mungkin maksud kamu cerita yang WAW dan bersifat pribadi ya?

    Menurutku boleh saja dikasih tahu ke sahabat/pacar/keluarga/teman, tapi yang sekiranya bakal paham dengan masalah/ceritaku.

    Tapi Bisa juga jadi PANTANG untuk cerita ketika aku merasa, rahasia itu memalukan, aib, bisa merugikan orang lain contohnya rahasia orang lain dan bisa menimbulkan fitnah.

    Karena...., aku baru saha malu setengah mati, menyangkut keluargaku, fakultasku, dan orang-orang di sekitar yang tahu rahasiaku dan aku menangis sejadi-jadinya sebab aku nggak bisa milah mana yang harus diceritakan, dan mana yang pantang untuk diceritakan.

    BalasHapus
  16. Kalau 'rahasia biasa' cerita ke orang yg kupercaya, kayak ibu atau sahabat. Biasanya rahasia yg bersifat masalah, jadi aku minta solusi sama mereka. Kalau 'rahasia dibalik rahasia' itu aku simpan rapat-rapat :))) #banyaktipe #bikinbingungkakFloya wkwkw

    BalasHapus
  17. Seharusnya sih disimpan sendiri aja, namanya juga rahasia. Tapi kalo udah percaya sama satu orang sih (misal: mama) mungkin bisa dibagi :)

    BalasHapus
  18. Yang namanya rahasia harus disimpan baik baik, kalo diceritain ke orang lain namanya bukan rahasia lagi tapi rahasia umum :D

    BalasHapus
  19. mmm, ada rahasia yang bisa kita share ke orang yang percaya banget untuk meringankan beban kita.. mungkin hanya untuk sharing..
    tapi ada juga rahasia yang baiknya kita simpan saja sendiri..s
    esuai pribadi masing aja sih.. :))

    BalasHapus
  20. ya namanya juga rahasia, berarti harus disimpan sendiri, kalo banyak yang tahu ya jadi public secret..

    tapi menurutku, rahasia itu harus ada yang tau,,kalo gak apa bisa disebut rahasia? xixiixixix :D

    BalasHapus
  21. Yang namanya rahasia itu ya cukup diri sendiri saja yang tahu. Walaupun terkadang sebagai manusia susah untuk tidak menceritakannya ke orang lain.

    BalasHapus
  22. Menurut aku, perlakuan terhadap "rahasia" dibagi jadi 3.
    Pertama, rahasia yang betul2 harus disimpan rapat sehingga tidak memungkinkan orang lain di luar diri kita seorang yang boleh tahu. Hanya aku dan Tuhan-lah sang pemilik rahasia ini :)

    Kedua, rahasia yang hanya boleh diketahui oleh diri kita, orang tua, keluarga dekat, dan pihak-pihak yang terpilih. Hanya merekalah yang berhak mengetahuinya. Di luar itu, BIG NO! (Kecuali bocor, lho, ya.)

    Ketiga, rahasia yang boleh di-share kepada khalayak. Tujuannya supaya menginspirasi pihak lain agar menarik hikmah dari kejadian yang kita alami, supaya kejadian yang sama tidak terulang, dan supaya memberi contoh baik (positif) kepada orang lain. Namun, tetap memegang etika lho, ya. Ceritakan yang perlu, batasi informasi yang keluar (terutama jika menyangkut martabat & harga diri pihak lain), dan nggak usah lebay.

    Itu pendapatku.

    *Semoga skripsinya lekas di ACC* :)

    BalasHapus
  23. Hai, Kak..
    salam kenal^^

    menurutku sih,, tergantung orangnya juga.. kalau dia lebih nyaman nyimpen rahasianya sendiri, ya lebih baik disimpen sendiri aja.. tapi kalau dia lebih nyaman kalau bagi rahasia itu ke seseorang yg dipercaya, itu juga bisa..

    Makasi, ^^

    BalasHapus
  24. Hallo kam yasmin,salam kenal ya :)
    kalau menurut saya rahasia itu sebaiknya disimpan sendiri karena aakan menjamin tetjaganya rahasia itu sendiri. Kalau kata pepatah dinding punya telinga hehe. Karena kalau rahasia diumbar2 namanya bukan rahasia lagi dong ;)
    kalau rahasia yg dipendam akan membuat lega jika di sharingkan,pilihlah orang terdekat dan terpercaya.
    Kalau kata vermouth di comic conan yaa. Secret makes woman woman :-)

    Gitu sih menurut aku. Waah kakak udah skripsi aja aku masih maba hehe. Semoga cepet di acc ya kak :-) makasih buat give awaynyaa

    BalasHapus
  25. Hai mbak ^^ salam kenal ya, dan terimakasih untuk GA-nya :)

    Rahasia selama itu lebih baik jika dirahasiakan bagi saya ya baiknya dirahasiakan saja. Dan jika ternyata rahasia itu menyebabkan "celaka pada seseorang ya lebih baik dibeberkan. Tapi kita harus jeli menyikapinya, harus melihat dari setiap sudut, karena belum tentu baik bagi kita, baik juga untuk orang lain, begitu pun sebaliknya ^^

    BalasHapus
  26. Hmm..kalo saya pribadi, rahasia itu baiknya disimpan sendiri. Keamanannya lebih terjamin. Nah, kalo gak bisa lagi nyimpen sendiri, merasa butuh curhat, saya sendiri biasanya ngasih kasus yang agak mirip dengan rahasia saya ke sahabat. Jadi saya bisa bebas curhat tanpa harus membuka rahasia saya. Curhatnya secara implisit gitu. Karena menurut saya, rahasia itu ibarat aib yang harus ditutup rapat-rapat. :))

    Oh iya, kamu yg lagi sibuk ngejar-ngejar dosen pembimbing? semangat ya. Semoga dimudahkan urusannya. :))

    BalasHapus
  27. rahasia. sesuai pengertian, hanya diri sendiri dan Tuhan yang tahu. kalau enggak gitu namanya gak cuma 'rahasia' tapi 'rahasia umum' :D.
    *buka KBBI*

    terimakasih GA-nya kak.:)

    BalasHapus
  28. Rahasia? Ya tentu saja harus disimpan sendiri, namanya juga rahasia :) Tapi bisa juga diceritakan ke org yg bener2 kita percaya dan kita tahu dia ga akan pernah nyebarin rahasia itu :)

    BalasHapus
  29. Rahasia disimpan sendiri? Kadang bisa, kadang enggak. Ada kalanya kita mau berbagi rahasia itu karena kita tidak kuat merahasiakannya. Ada kalanya kita tidak mau berbagi rahasia itu karena kita tidak ingin orang lain tau apa yang ada dikehidupan kita. Tergantung kita dan rahasia itu :)

    BalasHapus
  30. Rahasia harus disimpan baik". Rahasia itu diibaratkan kartu as, jika kita memberitahukan rahasia tsb ke orang lain maka orang tsb mempunyai kartu as kita. Mungkin Suatu saat kartu tsb bs dibuka.

    BalasHapus