Selasa, 10 September 2013

Film Adaptasi Buku : Julie & Julia

Aku penasaran sama film ini karena sempat diceritakan dalam buku First Time In Beijing. Pas malam minggu lalu jalan-jalan nyari kaset dvd dan nemu film ini, aku langsung memutuskan untuk beli.


Sampai film ini selesai aku tonton, aku baru tahu kalau Julie & Julia adalah film adaptasi buku yang juga diangkat dari kisah nyata. Julie & Julia adalah dua orang perempuan yang hidup di negara yang berbeda dan pada tahun yang berbeda pula. Kalau Julie tinggal di Amerika Serikat, Julia tinggal di Perancis. Kisah Julie bermula pada tahun 2002, sedangkan Julia pada tahun 1949. Julia meninggal pada tahun 2004 lalu diusianya yang ke 91. 


Tema utama yang diangkat dalam film ini adalah mengenai dunia memasak. Julia yang kesepian karena tidak mempunyai seorang anak memutuskan untuk menekuni dunia memasak agar ia punya kegiatan. Di sisi lain, Julie adalah penggemar berat acara memasak maupun buku yang ditulis oleh Julia. Julie merasa hidupnya monoton dengan pekerjaan yang tidak menyenangkan. Ia menemukan passion nya di bidang memasak karena ia ingin seperti Julia Child.

Selama 365 hari, Julie ingin membuat 524 resep masakan yang ditulis oleh Julia Child. Agar impiannya ini diketahui banyak orang, Julie membuatnya dalam sebuah blog. Jadi ia harus ngeblog selama setahun penuh tanpa absen satu hari pun. Bisa dibayangkan betapa sulitnya hal ini. Aku salut dengan konsistensi yang dimiliki oleh Julie. Nih, intip blognya http://juliepowellbooks.com/blog.html

Kesamaan antara Julie dan Julia adalah dukungan dari suami mereka. Kalau saja suami mereka tidak mendukung, Julia tidak akan menjadi seorang ahli memasak. Begitu pula dengan Julie, ia akan berhenti untuk ngeblog ditengah jalan.

Film ini secara bergantian menampilkan Julia yang hidup di awal tahun 50-an sejak Julia pindah ke Paris sampai ia menjadi penulis, lalu menampilkan Julie yang terobsesi ingin menjadi seperti Julia.

Boleh dibilang film ini datar dan kadang membuatkku menguap, tetapi acting Maryl Streep yang luar biasa membuatku tetap bersemangat untuk menonton. Akting yang ditampilkan benar-benar beda dengan perannya saat di Mammamia dan The Iron Lady. Nggak heran sih dalam film ini dia jadi salah satu nominator dalam Oscar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar