Kamis, 01 Agustus 2013

Bazaar Buku (Banjarmasin)

Mau cerita sedikit tentang bazaar buku yang aku datangin di Perpustakaan Kota Banjarmasin. Ini pertama kalinya aku ke Perpus Kota Banjarmasin padahal seumur hidup tinggal di kota ini, hahaha.. Perpus Kota Banjarmasin (mulai sekarang aku singkat jadi PKB aja) letaknya cukup jauh dari rumahku, sekitar 10 Km ditambah macet karena pembangunan fly over alias jalan layang bikin aku malas kesana. Pas aku jalan mau ke kota Banjarbaru, aku lihat ada spanduk kalau di PKB ada bazaar buku. Dengan semangat aku berencana untuk kesana.

Bazaar ini diadakan dari tanggal 28 Juni – 28 Juli 2013. Letaknya di halaman dalam PKB. Kalau dari luar nggak keliatan ada bazaar buku. Sewaktu aku kesana pertama kali tanggal 6 Juli, aku sempat bingung karena tulisannya “tutup”, eh pas ditanya ternyata bazaarnya di dalam. Nggak tahu juga yang dimaksud tutup itu apa, padahal PKB nya buka aja.

Suanana bazaarnya lumayan rame, tapi bisa dibayangkan lah meriahnya “bazaar buku” dibandingkan “toko baju” itu perbandingannya kayak apa. Aku kesana pagi-pagi jam setengah sembilan. Setelah ngubek-ngubek lumayan lama, aku membawa pulang Good Fight, Now and Then, Strawberry Love. Dua buku dan satu komik dibandrol seharga 55ribu.



Kisaran harga buku disini dari 5000 sampai 40.000. 5000 itu untuk komik, 15.000-20.000 untuk novel lama tapi masih segel, dan 30.000-40.000 buat buku yang tahun terbitnya masih nggak terlalu lama.

Kali kedua aku ke bazaar itu tanggal 15 Juli. Kali ini suasananya lebih rame dari sebelumnya. Ada juga tukang parkir yang waktu aku pertama kali kesini nggak ada. Buku yang aku beli dikunjungan kedua ini adalah Snow Flower and The Secret Fan. Buku ini cuma ada dua, yang satu harganya 30.000, yang satunya lagi 40.000. Bedanya, yang 30.000 kebuka sedikit segelnya dan kelipat sedikit. Sambil sibuk ngitung-ngitung, aku putuskan ngambil yang 30.000 secara kondisinya masih bagus kok.. lumayan bedanya 10.000, hahaha.

Terakhir aku datang kesini sekalian buat ngunjungin perpustakaannya. Letak PKB ini dilantai dua. Bentuk perpusnya rumah tradisional Banjar, bubungan tinggi. Pelayanannya ramah, pas aku masuk disambut sama librariannya yang langsung nanya mau nyari buku apa. Pas aku bilang mau nyari buku Psikologi, beliau langsung membantu nyarikan letak buku-buku yang aku maksud. Suasananya juga hening, enak buat ngerjakan tugas kuliah.


Yang bikin aku datang lagi ke bazaar buku ini buat yang ketiga kalinya adalah kepikiran bukunya Sarah Dessen. Dikunjungan kedua aku sempat megang-megang buku ini tapi nggak aku ambil soalnya covernya jelek *apa coba. Untungnya bukunya masih ada, harganya cuma 20.000. Total buku yang aku beli disini ada empat dan satu komik.

Komik Chibi Maruko Chan yang aku cari di bazaar buku Banjarbaru dibilang temanku ada, dan dia selipkan di salah satu buku. Sayangnya aku nggak ketemu, karena letak bukunya yang sudah dipindah-pindah sama orang mungkin.


Intinya aku senang ada bazaar buku di Banjarmasin biarpun skalanya kecil dan nggak terlalu banyak orang yang tahu. Kalau bisa sering-sering aja diadakan dan nggak hanya bazaar, bisa juga diadakan book swap, talkshow, atau apa kek biar lebih meriah ^^

5 komentar:

  1. Jiahhh sama, aku juga belum pernah ke perpus kota Bjm ^_^ , bedanya sampai sekarang jg belum pernah, he3x.

    Padahal niatnya pas kuliah di Bjb dulu pengen ngunjungin perpus kota Bjm. Sudah minta surat rekomendasi kampus malah, tp sampai lulus dan balik kampung juga ak ga kunjung2 pergi ke sana.

    Btw, thanks info bazar bukunya. Tp syang sudah tutup ya.

    Nanti kalau ada bazar buku di Bjm dan sekitarnya kasih info lagi ya ^_^

    BalasHapus
  2. lah? Ada juga toh bazaar bukunya di Banjarmasin? Kok aku gak tauuuu :(, yah...gak sempet kesana deh -_-

    BalasHapus
  3. Yaah... sudah selesai bazarnya.. Padahal liat judulnya, langsung pengen rencana nitip. Kebetulan ada sodara di sana.. HIkss...

    BalasHapus
  4. Wah, belum berjodoh dengan komik Chibi ternyata.

    BalasHapus
  5. hehe, tiap kali ada bazaar buku gini terus nemu buku bagus dengan harga miring itu berasa kaya nemu harta karun yaa ;)

    BalasHapus