Jumat, 19 Juli 2013

Hidup Love Is Blind

Judul : Hidup Love Is Blind
Penulis : Nora Umres
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2006
Halaman : 222


Teenlit yang tokohnya cowok? Jujur awalnya aku nggak terlalu bersemangat membaca buku ini. Ditambah lagi ceritanya adalah tentang anak SMA. Eh ternyata aku suka sama si Nugi, cowok yang jadi tokoh utamanya. Aku memang suka sih sama buku yang kocak jadinya ngerasa klop deh sama teenlit satu ini.

Penulis novel ini sendiri belum pernah aku dengar sebelumnya. Bingung juga, dia cewek apa cowok sih? :p Menurutku Nora Umres rada narsis soalnya dia mengiklankan novelnya yang lain dalam buku ini, hihi. Btw makasih buat sahabat penaku, Jessica Xu yang udah ngasih buku ini dan buku-buku lainnya!

Bagi siapapun yang percaya, cinta juga milik orang-orang biasa…

Ternyata orang-orang biasapun berhak mempunyai kisah cinta. Walaupun kisah cintanya biasa-biasa aja, yang penting kan ada tempat untuk berbagi *halah. Kalau kamu merasa biasa dan merasa tidak dicintai siapapun, coba deh lihat Nugi.

Dari segi fisik, Nugi bukan cowok istimewa. Dia cowok biasa. Tinggi badan yang cuma 155 cm dan bentuk tubuh yang jauh dari atletis bikin dia terlempar dari lingkaran perhitungan cewek-cewek disekolahnya.

Jelas Nugi bukan cowok yang dikejar-kejar cewek karena ketampanannya. Buang jauh-jauh bayangan akan tokoh utama anak SMA yang ganteng, jago basket, atau ketua OSIS. Nugi jauh dari itu semua, tapi Nugi punya beberapa kelebihan. Ia jago nyanyi dan bikin puisi, teman-temannya juga banyak yang care sama dia.

Cowok biasa ini pertama kali jatuh cinta saat SMP. Nama cewek itu adalah May. DIlihat dari gelagatnya sih May juga suka sama Nugi, eh pas ditembak, May malah menolak Nugi mentah-mentah. Bayang-bayang May terus masuk ke otak Nugi sampai ia masuk SMA dan bertemu Ega yang mirip dengan May. Tanpa ragu Nugi jatuh cinta sama Ega.

Sayangnya, seperti yang bisa ditebak, Ega nggak suka sama Nugi. Ega sudah punya pacar super tajir bernama Andra. Biarpun begitu, diam-diam Ega ada sedikit rasa juga sih sama Nugi, cuma dia malu untuk mengakuinya. Jadi pas Nugi ditaksir sama Ina, Ega nggak terima. Selain Ega, ada lagi cewek lain yang cemburu sama kedekatan Nugi dan Ina, yaitu Cita. Asik nih Nugi ditaksir banyak cewek.

Kira-kira Nugi pilih Ega, Cita, atau Ina?? Ega udah punya pacar, Cita bukan tipe Nugi, Ina ditaksir sama Renal yang anak pejabat (lokal). Nugi jadi bingung menentukan pilihan hatinya. Nah loh, cowok kayak Nugi aja bisa nggak setia sama satu cewek! *maksud looh.

“Tanpa hati dan jiwa yang bersih, kecantikan atau ketampanan nggak akan bertahan lama atau malah nggak ada gunanya. Mendingan tampak biasa-biasa aja tapi nggak pernah nyakitin orang ketimbang kelihatan luar biasa tapi selalu jadi biang persoalan.”

Kesalahan penulisan yang aku temukan di teenlit ini ada pada halaman 180-181. Disitu diceritakan kalau Renal menulis surat cinta dibantu dua temannya yaitu Bagas dan Zaki. Berarti mereka bertiga dong, Renal, Bagas, dan Zaki. Eh di halaman selanjutnya tiba-tiba ada kalimat langsung yang dikatakan oleh Irza. Kok tiba-tiba ada Irza?

 Seperti teenlit pada umumnya, bahasa yang digunakan ringan dan kocak, khas remaja. Kalau kamu penggemar buku yang ngocol sekaligus teenlit, kamu cocok untuk berkenalan dengan Nugi!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar