Rabu, 16 Mei 2012

Query Pita

Judul : Query Pita
Penulis : Primadonna Angela
Tahun : 2012
Penerbit : Gramedia
Halaman : 208



Pita alias Puspitasari merupakan gadis cerdas yang berasal dari keluarga pas-pasan. Untuk membiayai sekolahnya, ia mendapatkan beasiswa dan tinggal di asrama. Pita terpaksa harus berpisah dengan orangtuanya yang tetap tinggal di Yogya, sedangkan ia sendiri menetap di Bandung. Sehari-hari, Pita harus menghemat uangnya semaksimal mungkin, tidak seperti remaja lain yang begitu mudahnya membelanjakan uang. Untuk menyelurkan hobinya, Pita menjadi vokalis disebuah band cewek. Dari sana lah Pita mendapatkan uang tambahan yang bisa ia kirimkan untuk orangtuanya.

Bertolak belakang dengan kehidupan Pita, Query alias Rido adalah anak tunggal pengusaha kaya. Ia dibesarkan dalam kemewahan namun hidupnya terus-terusan dikekang oleh kedua orang tuanya. Ia merasa hanya dipenuhi kebutuhan secara fisik, namun tidak diberi perhatian dan kasih sayang. Maka Query memutuskan untuk kabur dari rumah, ia ingin berjuang tanpa harus bergantung pada kedua orangtuanya lagi.

Pertemuan Query dan Pita secara tidak sengaja terjadi di rental buku tempat Pita sekarang bekerja. Pita memandang Query sebagai anak muda yang juga kere seperti dirinya. Sedangkan Query memandang Pita sebagai gadis manis yang tegar. Ketika Pita mendapat kabar bahwa ayahnya sakit, tanpa pikir panjang, Query langsung menawarkan diri untuk menemani Pita ke Yogya padahal mereka baru saja berkenalan!

Dari halaman pertama, aku sudah suka sama novel ini. Yap, ini novel pertama Primadonna Angela yang aku kasih 4 bintang. Mungkin ketika membaca sinopsis diatas akan ada yang berpendapat jalan ceritanya mudah di tebak. Sebenarnya iya, jalan ceritanya memang mudah di tebak dan sangat sederhana. Sosok Pita pun terkadang sangat menjengkelkan. Namun pesan moral yang ingin disampaikan mbak Donna di novel ini yang membuat aku suka. Penggambaran suasana Yogya menambah kesan 'sederhana' tentang kehidupan Pita, dan bagaimana Query harus menyesuaikan diri dengan kehidupan Pita.

Bagi yang ingin mencari bacaan ringan, novel ini sangat aku sarankan karena ini lumayan tipis, hanya dua ratusan halaman. Sehari pun bisa selesai. Nggak ada deh kesan menggurui yang aku tangkap disini. Mungkin karena didasari oleh cerita nyata kedua orang tua mbak Donna sehingga ada beberapa sisi cerita yang memang bisa kita temukan di sekitar kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar