Selasa, 10 Januari 2012

Hairless

Judul : Hairless
Penulis : Ranti Hannah
Halaman : x + 298
Penerbit : Gagasmedia
Tahun : 2011



Hidup Ranti Hannah terasa sudah sempurna. Diusianya yang masih muda, ia sudah menjadi dokter, istri, dan calon ibu. Ketika ia dan suami menemukan sebuah benjolan di payudaranya, Ranti sempat tidak percaya bahwa itu adalah pertanda kanker. Ia berusaha untuk tetap berpikiran positif dan menganggap itu hanya lah FAM yang biasanya muncul karena pengaruh hormon estrogen.

Pemeriksaan demi pemeriksaan dilakukan Ranti, sampai ketika ia pergi ke Singapura, barulah diketahui bahwa benjolan itu positif kanker. Seketika itu pula keraguan yang selama ini ia rasakan terbukti. Setelah melahirkan anaknya, Rania, Ranti bolak-balik berobat ke Singapura. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengangkat sebelah payudaranya.

Sebagai perempuan, tentunya cerita yang dialami oleh Ranti Hannah sangatlah menyentuh. Membayangkan diri kita yang saat itu sedang hamil harus didiagnosa terkena kanker payudara pastilah sangat menyakitkan perempuan manapun. Ketegaran yang dirasakan oleh Ranti mau tidak mau membuat aku kagum. Apalagi ia masih bisa memberikan lelucon-lelucon ditengah-tengah pengobatannya saat di rumah sakit.

Hairless merupakan sebuah buku nonfiksi yang ditulis oleh Ranti Hannah sendiri. Bahasanya tidak kaku, namun ada beberapa istilah kedokteran yang kadang bikin mumet. Banyaknya kata-kata bahasa Inggris kadang sedikit mengganggu.

Kekuatan dari buku ini, menurutku adalah pesan yang ingin ditinggalkan oleh penulis. Bukan cerita mengharu biru yang membuat pembacanya menangis dan mengasihani Ranti, melainkan agar kita bisa melihat bahwa seorang survivor kanker mampu untuk menghadapi kehidupan ini.

Oh iya, berhubung ini postingan yang ke-100. Maka, buat followers yang meninggalkan komentar dipostingan ini, akan aku undi dan pemenangnya akan aku kirimin kartupos yaa ^^. Silahkan tinggalkan komentar.

7 komentar:

  1. SELAMAT KAK ATAS POSTINGAN KE 100NYA,,,TAPI AKU LAGE BERDUGA,,,MOHON SARANNYA KAK DI BLOGKU....http://mu-ri.blogspot.com/2012/01/penghianatan.html

    BalasHapus
  2. saya pernah baca resensinya nih di tb online tapi belum juga beli. kayaknya mau beli setelah baca reviewnya.

    BalasHapus
  3. Wah, sudah postingan ke-100 aja nih!! Selamat!!
    Mau dong diundi. Aku blm pernah menang kontes/giveawaymu T.T

    BalasHapus
  4. Wah, kemaren sempet liat buku ini pas ke gramedia. Tapi gak dibeli karena mikirnya cerita kanker biasa... baca review ini jadi pingin beli..

    BalasHapus
  5. Hairless, kalo dari reviewnya, ketahuan kanker payudara dari mammogram sekaligus stadiumnya. Kemoterapi memang bisa hairless, tapi itu biasanya sudah stadium tinggi, palagi sampai diangkat. Kalo dokter susah dipercaya kalo sampai tahap kemoterapi. BTW, khan novel, apa saja bisa terjadi. Yg pasti kanker biasanya faktor DNA (keturunan), jd anaknya pun bisa kena kanker. Di UK, sudah bisa order DNA's Map masuk DVD, bisa tau penyakit berat apa didepan. 10 th lagi, terapi DNA jalan, and goodbye cancer.
    Thanks

    BalasHapus
  6. @Blogger notes, hairless bukan novel, tapi nonfiksi. Jadi semuanya pure kejadian nyata ^^

    BalasHapus
  7. setelah diundi lewat random.org, yang dapat kartupos adalah Okeyzz. Selamat :)

    BalasHapus