Jumat, 30 Desember 2011

Challenge : Receh for Book(s)

Sewaktu lihat-lihat blog buku dari Indonesia ataupun dari luar, pada rame bikin challenge saya jadi pengen bikin challenge sendiri. Well, challenge yang saya buat disini masih berhubungan dengan buku tetapi bukan membaca sekian buku selama satu tahun ataupun membaca buku dengan judul tertentu. Jadi idenya gini (siapa tahu ada yang mau ikutan) =P



1. Siapkan satu buah celengan, kaleng bekas biskuit atau permen.
2. Masukkan tiap receh yang kamu punya.
3. Receh ini dikumpulkan dari tanggal 1 Januari 2012-31 Desember 2012.
4. Gak boleh dihitung sampai batas tanggal yang ditentukan =P
5. Hanya receh yang boleh dimasukkan, gak boleh uang kertas, nominalnya bebas, dari 50 rupiah sampai 1000 rupiah.
6. Pas sudah 31 Desember 2012, hitung uangnya. Belikan buku, entah buku buat kamu sendiri, atau buat orang lain :)

Okee.... mari kita laksanakan challenge ini :D semoga recehnya bisa terkumpul banyak

Rabu, 28 Desember 2011

Sampul buku favorit tahun 2011

 
Buku-buku diatas mungkin ada yang tidak diterbitkan di tahun 2011. Tapi berhubung saya baru baca buku tersebut ditahun ini, maka saya masukkan dalam 'Sampul buku favorit tahun 2011'. Apa sampul buku favoritmu?

Selasa, 27 Desember 2011

Perfect Chemistry

Judul : Perfect Chemistry
Penulis : Simone Elkeles
Halaman : 451
Penerbit : Terakota
Tahun : 2011


Perfect chemistry waktu itu sempat booming di GR, banyak teman-teman #BBI yang baca dan ngasih rating bagus sama buku ini. Apa yang spesial dari perfect chemistry? Bukannya cerita cinta dimana-mana sama aja? Well, sempat skeptis juga sih waktu baca sinopsisnya. Cowok-miskin-bandel yang jatuh cinta sama cewek-cantik-populer-kaya. Ah, paling-paling jadi kayak sinetron-sinetron kacangan.

Saat membaca halaman awal, saya mulai tertarik dengan gaya bercerita yang digunakan oleh Elkeles. Soalnya jarak antar bab tidak terlalu banyak, dan saya tipe orang yang cepat bosan kalau dalam satu bab terlalu banyak halamannya. Selain itu, setiap bab diceritakan secara bergantian. Jadi ada bab Brittany, terus ada bab Alex, dan seterusnya. Itulah menurut saya yang jadi kekuatan di perfect chemistry.

Perbedaan latar belakang ekonomi dan budaya menimbulkan gesekan di SMA tempat Alex dan Brittany bersekolah. Alex yang anggota geng seringkali memandang Brittany sebelah mata, begitu pula sebaliknya.  Sampai akhirnya mereka menjadi partner dalam sebuah proyek Kimia. Benih-benih cinta mulai muncul, namun mereka tidak mau mengakuinya. 

Sama seperti buku-buku YA lainnya, banyak adegan 'panas' maupun kata-kata 'jorok' yang muncul. Cerita dari sudut pandang Alex penuh dengan fantasi porno --" pantesan dibelakang bukunya tertulis '18+' =P Tapi overall menarik kok, kasih sayang Brittany terhadap kakaknya yang mengalami gangguan mental cukup mengharukan.

Catching Fire

Judul : Catching Fire
Penulis : Suzanne Collins
Halaman : 420
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2010



Kebahagiaan yang dialami oleh Peeta dan Katnis karena memenangkan Hunger Games rupanya tidak berlangsung lama. Aksi Katnis memakan buah berry dianggap Capitol sebagai pemberontakan. Presiden Snow murka dan merencanakan sesuatu agar Katnis tidak dijadikan simbol pemberontakan. Hal paling mengejutkan dalam sejarah Hunger Games terjadi diperayaan Hunger Games ke-75 ini. Membuat hidup Katniss dan Peeta berubah sama sekali.

Catching Fire merupakan sekuel dari Hunger Games. Masih menegangkan seperti buku pertamanya. Namun endingnya gantung banget. Bikin penasaran sama Mockingjay (buku ketiga) yang kabarnya akan terbit Januari 2012 di Indonesia.

Sama seperti buku sebelumnya, catching fire juga aku kasih 5 bintang. Jalan ceritanya susah ditebak dan kadang-kadang bikin deg-degan. Kalau di Hunger Games terlihat jelas bagaimana perasaan Katniss yang begitu melindungi adiknya, Prim, maka di catching fire, Peeta lah yang dilindungi Katniss. Mungkin ia ingin membalas budi kepada Peeta. Tapi bagaimana ya jadinya hubungan Katniss dan Gale? Aku sih sebenarnya lebih setuju kalau Katniss sama Gale aja =P

Rabu, 21 Desember 2011

The English Roses

Judul : The English Roses
Penulis : Madonna
Halaman : 50
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2003

Ukuran buku dan tulisan yang besar, serta banyaknya gambar yang mendominasi isi buku mengindikasikan bahwa English Roses merupakan buku untuk anak-anak. Khususnya untuk anak-anak cewek yang biasanya punya geng disekolahnya. English Roses terdiri dari empat orang gadis cilik bernama Nicole, Amy, Charlotte, dan Grace. Mereka bersahabat dan selalu bersama-sama. Lalu ada seorang lagi gadis cilik bernama Binah. English roses iri kepada Binah karena ia cantik. Binah tidak mempunyai seorang teman, ia seringkali sendirian, dan hidupnya sangat menyedihkan. Suatu malam, english roses bertemu dengan ibu peri. Ibu peri itu mengajak english roses untuk melihat bagaimana kehidupan Binah yang sebenanrnya.

English Roses hanya berisi satu buah cerita. Yap, benar-benar pendek pokoknya! Namun pesan moral yang ingin disampaikan Madonna sangat jelas, yaitu jangan memilih-milih dalam berteman. Buku ini sangat cocok untuk dihadiahkan kepada seorang gadis cilik, entah itu anak, adik, keponakan, ataupun sepupu kita.

Terjawab juga akhirnya rasa penasaran saya terhadap buku yang ditulis oleh Madonna ini. Selain penyanyi terkenal, rupanya ia masih bisa menyelipkan waktu untuk menulis. Buku pertama dari lima buku ini seluruh uang dari penjualannya akan disumbangkan kepada Spirituality for kids foundation. English Roses mungkin memang diterbitkan karena nama besar Madonna, namun kita bisa melihat bahwa Madonna tidak cari untung kok dalam penjualan buku ini :)

Jumat, 16 Desember 2011

Matilda

Judul : Matilda
Penulis : Roald Dahl
Tahun : 2010
Penerbit : Gramedia


Mempunyai anak yang sangat cerdas, tidak membuat Mr dan Mrs Wormwood bangga terhadap Matilda. Sejak berusia empat tahun, anak itu sudah bisa membaca dan menghapal perkalian. Saat ayahnya bekerja dan ibunya bermain bingo, Matilda memilih untuk pergi ke perpustakaan kota dan melahap semua buku yang ada disana.

Saat Matilda masuk sekolah, Mrs. Honey menyadari bahwa Matilda berbeda dengan anak seusianya. Usul Mrs Honey untuk memindahkan Matilda kekelas yang lebih tinggi ditentang oleh Mrs Trunchbull, sang kepala sekolah. Mrs Trunchbull merupakan kepala sekolah paling mengerikan yang pernah ada. Ia sama sekali tidak menyukai anak-anak dan sangat gemar menyiksa mereka.

Setiap Kamis, Mrs Trunchbull mengunjungi kelas Matilda untuk melihat sejauh mana kemampuan anak-anak itu. Sambil menguji kemampuan berhitung satu persatu anak-dan menyiksa mereka jika salah- Mrs Trunchbull memaki-maki semua anak dan juga Mrs Honey. Ketika itulah Matilda menyadari bahwa dirinya memiliki sebuah kekuatan.

Masa lalu Mrs Honey yang menyedihkan membuat Matilda bertekad ingin membantu guru kesayangannya itu. Berhasilkan Matilda menolong Mrs Honey? Apa sebenarnya yang dialami Mrs Honey sehingga ia sangat miskin?

Buku ini sudah lama aku cari-cari dan akhirnya bisa aku dapatkan setelah dibelikan seorang teman. Katanya lagi ada diskon dan harga buku ini cuma 7 ribu rupiah :D Tapi aku cuma memberikan 3 bintang buat Matilda. Karena aku sudah menonton filmnya dan lebih terkesan dengan film daripada buku aslinya :)

Senin, 12 Desember 2011

Akhirnya...

Seminggu sudah sejak blog ini dihapus oleh google (7 Desember 2011). Akhirnya kemarin dikembalikan lagi setelah mendapat email oleh Google Team. Rupanya mereka membalas keluhan yang aku kirimkan waktu itu. Berikut merupakan email balasannya :
We apologize for any inconvenience you may have experienced. The issue you described should now be resolved....
Ah, lega sekali rasanya ketika blog ini bisa diakses lagi. Padahal saya sudah sempat membuat blog baru di wordpress :) Lalu, kenapa blog ini dihapus oleh google? Pasti semua orang bertanya-tanya, termasuk saya sendiri. Mungkin 'mesin' google mengidentifikasi saya melakukan pelanggaran term and conditions, saya juga tidak mengerti... Untunglah setelah email keluhan yang saya kirim, team google mau membacanya dan mengembalikan blog saya :)

Welcome back to my blog!

Sabtu, 03 Desember 2011

Hunger Games

Judul : Hunger Games
Penulis : Suzanne Collins
Halaman : 408
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2009



Entah kenapa, sewaktu membaca Hunger Games ini, yang terlintas dipikiranku adalah 'sabung ayam'. Yah kalau dipikir-pikir memang mirip sih, tetapi perbedaan hunger games dengan sabung ayam adalah : jika sabung ayam, kita mengadu ayam kita dengan ayam milik orang lain untuk mengetahui ayam mana yang lebih hebat, maka yang diadu di hunger games adalah... MANUSIA!

Sebuah negara bernama Panem, mempunyai ibukota yaitu Capitol. Nah, untuk memperingati pemberontakan yang dilakukan oleh penduduk di 12 distrik terhadap Capitol, maka diadakanlah hunger games. Setiap tahun, satu orang anak laki-laki dan satu orang perempuan dari distrik 1 hingga 12 yang berumur 12 tahun atau lebih wajib mengikuti hunger games. Dimana mereka nantinya akan ditempatkan disebuah area pertarungan agar saling membunuh hingga pada akhirnya hanya ditemukan satu orang pemenang. Pertarungan ini akan disiarkan secara detail oleh stasiun televisi sehingga masyarakat akan mengetahui seperti apa keadaan yang dihadapi oleh masing-masing peserta.

Katniss dan Peeta mewakili distrik 12. Katniss merupakan seorang perempuan yang pandai berburu, ia mempunyai adik bernama Prim. Sebenarnya Prim yang harus ikut hunger games, tetapi Katniss menggantikannya karena ia sangat menyayangi adiknya tersebut. Sedangkan Peeta adalah anak seorang tukang roti yang diam-diam menaruh hati pada Katniss.

Sungguh pertarungan yang mendebarkan, karena kita akan menantikan siapa yang selanjutnya akan terbunuh, atau siapa yang akan bertahan sampai akhir. Tentu saja kita berharap kejadian ini tidak pernah terjadi didunia nyata, karena akan sangat mengerikan.

Setelah hunger games, akan ada lagi seri yang kedua yaitu catching fire dan mocking jay. Semoga bintang 5 yang saya kasih buat hunger games tidak turun di dua buku selanjutnya ^o^