Jumat, 23 September 2011

The Candy Makers

Judul : The Candy Makers
Penulis : Wendy Mass
Penerbit : Atria
Halaman : 556
Tahun : 2011




Asosiasi Pengusaha Gula-Gula kembali mengadakan kontes membuat permen tahunan. Dari 32 region akan dipilih masing-masing satu anak yang berumur 12 tahun untuk mengikuti kontes ini. Empat anak yang berlatih di Life is Sweet adalah Logan, Daisy, Miles, dan Philip.

Berada di pabrik permen bukan sesuatu yang asing bagi Logan. Sebagai anak dari Sang Pembuat Permen di Life is Sweet, ia menghabiskan sepanjang harinya untuk melihat proses pembuatan permen. Bermacam-macam permen dibuat disini. Bahan-bahannya pun tersedia di dalam pabrik. Ada hutan tropis, danau, tempat penangkaran lebah, dan tentu saja penyimpanan bahan rahasia.

Logan bertugas untuk menyambut ketiga anak lainnya yang akan berlatih di Life is Sweet. Ia berharap akan memiliki teman-teman baru. Logan tidak pernah bersekolah di sekolah umum, juga jarang keluar rumah. Maka ia bisa dibilang tidak mempunyai teman selain pekerja di pabrik. Miles dan Daisy memang baik, tetapi Philip bisa dibilang anak terakhir yang ingin kamu jadikan sebagai teman!

Diantara mereka berempat, ternyata masing-masing memiliki rahasia yang tidak bisa kita duga sebelumnya. Miles yang senang membicarakan kehidupan setelah kematian, Daisy yang kelewat ramah, kelakuan Philip yang menyebalkan, sampai luka-luka yang dimiliki Logan.

Siapakah yang akhirnya memenangkan kontes ini, mendapatkan uang 1000 dollar dan permennya dicetak massal?

Setiap jalan cerita dinovel ini akan diceritakan secara bergantian dari masing-masing tokoh. Jadi kita tidak hanya melihat cerita ini dari satu sudut pandang. Menarik, kan? Pokoknya novel ini akan membuat kita penasaran dari halaman awal sampai halaman akhir!

Senin, 19 September 2011

The Body Finder

Judul : The Body Finder
Penulis : Kimberly Derting
Tahun : 2011
Halaman : 336
Penerbit : HarperTeen



Saat usianya delapan tahun, Violet memiliki kemampuan untuk menemukan mayat. Ia bisa merasakan dan mendengar bunyi mayat disekelilingnya. Tidak hanya itu, ia juga bisa mengenali pembunuh ataupun orang-orang yang pekerjaannya sehari-hari berhubungan dengan mayat. 

Selain kedua orangtuanya serta paman dan bibinya, hanya Jay lah yang mengetahui kemampuan Violet. Jay sudah menjadi sahabatnya sejak masih kecil. Seseorang yang dikemudian hari menjadi laki-laki yang dicintai Violet. Tapi apakah Jay juga mencintai Violet?

Kota tempat tinggal Violet digemparkan dengan kasus pembunuhan perempuan-perempuan muda. Satu persatu perempuan tersebut menghilang. Saat ditemukan oleh Violet, mereka semua sudah menjadi mayat. Beberapa dari mayat tersebut merupakan orang yang dikenal Violet. Oleh karena itu, ia bertekad untuk mengungkap siapa pembunuh sebenarnya.

Sayangnya tanpa diduga oleh Violet, ia sendiri merupakan target pembunuhan selanjutnya...

Perpaduan antara kisah cinta dan drama pembunuhan mewarnai kisah di YA ini. Kadang ada juga chapter yang  menceritakan pembunuhan dari sisi sang pembunuh. Agak seram juga sih.. Tapi cerita cinta yang disajikan lumayan berimbang dengan horornya pembunuhan.

Bintang 3 aku kasih buat novel bahasa Inggris pertama yang aku baca ini :))

Senin, 12 September 2011

Lola Rose

Judul : Lola Rose
Penulis : Jacqueline Wilson
Tahun : 2007
Penerbit : Gramedia
Halaman : 304



Mempunyai istri yang cantik tidak membuat ayah Jayni mencintai istrinya. Malah sebaliknya, ia selalu memukuli Mum terutama jika ia sedang bad mood. Tidak tahan diperlakukan terus seperti itu, Mum mengajak Jayni dan Kenny untuk kabur. Mereka kabur ke London dengan membawa uang sepuluhribu poundsterling hadiah lotre yang dimenangkan Mum.

Agar tidak ditemukan Dad, mereka bertiga mengubah namanya. Mum menjadi Victoria Luck, Kenny menjadi Kendall, dan Jayni menjadi Lola Rose. Jayni cukup menyukai namanya yang baru. Itu membuatnya seperti sosok yang lebih kuat.

Kelakuan Mum yang kekanak-kanakan kadang membuat Lola Rose lah yang berperan menjadi ibu. Terlebih saat Mum berada dirumah sakit. Lola Rose harus mengurus Kendall  dan dirinya sendiri. Untunglah ada Bibi Barbara yang mau membantu mereka. Sayangnya, kemudian Dad datang dan menemukan tempat persembunyian mereka.

Dari dulu aku suka karyanya Jacqueline Wilson. Tapi Lola Rose sepertinya 'barat' banget. Mungkin disana ini termasuk kategori novel anak-anak, tapi jelas bukan contoh yang baik buat anak-anak di Indonesia. Soalnya banyak kata-kata kasar dan umpatan yang diucapkan Mum kepada anak-anaknya maupun sebaliknya. Begitupun kehidupan Mum dengan pacar barunya.

Just Patty

Judul : Just Patty
Penulis : Jean Webster
Tahun : 2010
Halaman : 270
Penerbit : Orange Books



Saat membaca Just Patty, ada ketakutan dalam diri saya bahwa buku ini akan mengecewakan sama seperti Eight Cousins. Dibab-bab awal saya masih menyesuaikan diri dengan gaya bercerita Jean Webster. Tapi setelah bab berikutnya saya mulai menyukai cerita didalam buku ini.

Just Patty menceritakan tentang tiga anak perempuan yang sudah kelas 3 SMA disebuah sekolah asrama katolik. Ketiga anak itu adalah Patty, Conny, dan Priscilla. Mereka bersahabat dekat dan sedikit bandel. Diantara mereka bertiga, bisa dibilang Patty lah bos dan otak dari semua kenakalan. Ada-ada saja ide Patty yang bisa membuat seisi sekolah heboh. 

3 bintang saya beri untuk novel yang ceritanya lumayan konyol ini. Saya kadang membayangkan bagaimana reaksi orang zaman dahulu yang membaca novel ini. Mungkin akan lebih lucu dan menghibur lagi mengingat 100 tahun yang lalu hanya sedikit novel yang diterbitkan.

Minggu, 04 September 2011

Detektif Conan volume 63

Judul : Detektif Conan volume 63
Penulis : Aoyama Gosho
Tahun : 2011
Penerbit : Elexmedia



Banyak yang menunggu komik Conan 63 ini karena di volume yang lalu Conan muncul dengan wujud Shinichi. Sayangnya, di Conan 63 kemunculan Shinichi ini terlalu sebentar. Setelah menyelesaikan kasus orang yang mati ketika menyetir, Shinichi kembali menjadi Conan.

Kasus kedua dan ketiga melibatkan grup detektif cilik. Pada kasus kedua lokasi pembunuhan terjadi di restoran sushi. Sedangkan pada kasus ketiga, ayah Genta menjadi tersangka percobaan pembunuhan.

Yang paling saya suka adalah kasus keempat yang berjudul Penyihir Perak. Walaupun rada seram, akhir dari kasus ini malah lucu. Apalagi ketika saya tahu wujud sebenarnya penyihir perak tersebut.

Akhir-akhir ini Conan terbitnya lebih cepat. Semoga Conan 64 juga segera terbit. Soalnya disitus-situs online, Conan sudah bisa dibaca sampai volume 70-an.

Kamis, 01 September 2011

Inkheart

Judul : Inkheart
Penulis : Cornelia Funke
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2009
Halaman : 534


Sewaktu baca buku ini saya jadi berharap punya kekuatan  yang sama seperti Mo. Mampu mengeluarkan tokoh yang ada didalam sebuah buku dengan suara kita terdengar seperti sebuah keajaiban. Tapi kemampuan inilah yang kemudian membahayakan hidup Mo dan Meggie, serta membuat istrinya masuk kedalam buku yang ia baca.

Capricorn dan Basta yang dikeluarkan Mo dari Tinteherz megacaukan segalanya. Mereka menculik Mo agar bisa mengeluarkan emas dan harta karun lainnya. Ia ingin menjadi penguasa dunia. Bersama Staubfinger yang juga tokoh dari Tinteherz, Farid dari kisah 1001 malam, dan Elinor bibinya Meggie yang gila buku mereka berusaha melepaskan diri dari Capricorn.

Buku tentang buku. Seperti itulah kira-kira gambaran yang tepat tentang buku ini. Kecintaan tokoh-tokohnya pada buku membuat saya merasa tidak sendirian didunia ini. Mo yang bekerja sebagai 'dokter buku' merawat buku dengan sangat hati-hati. Meggie juga selalu membawa beberapa buku yang ia sukai jika ia dalam perjalanan. Dan Elinor, perempuan yang menganggap buku sebagai anaknya hingga rumahnya penuh sesak dengan buku.

Pengen nyari novel bagian II dari trilogi ini, tapi sayangnya nggak nemu ditoko buku :'(