Sabtu, 30 Juli 2011

9 Summers 10 Autumns

Judul : 9 Summers 10 Autumns
Penulis : Iwan Setyawan
Halaman : 221
Penerbit : Gramedia
Harga : 52.000


Sebenarnya saya lumayan kecewa terhadap novel yang berlabel 'best seller' ini. Ketika saya membaca sinopsis dibelakangnya, saya berspekulasi bahwa buku ini akan seperti Negeri 5 Menara ataupun Laskar Pelangi. Ditambah lagi resensi dari blog-blog hasil saya blogwalking memberi komentar yang sangat positif. Tapi saya tidak menemukan 'gregetnya', dalam artian saya tidak menemukan klimaks dari novel ini. Semua peristiwa berjalan hampir tanpa tantangan. Bab pertama yang berjudul 'Hampir Pulang Selamanya' menceritakan Iwan yang dirampok oleh beberapa orang di NewYork. Disana ia melihat seorang anak yang berpakaian merah putih. Anak ini memberikan kesan yang mendalam dalam diri Iwan. Disemua bab anak yang misterius ini menemani Iwan. Tak jelas siapa sebenarnya anak ini. Apakah seorang bule? Tapi mengapa ia menggunakan bahasa Jawa pada halaman 7? Apa hubungannya dengan Mbak Ati? Mengapa anak ini begitu dicintai Iwan? Saya masih berpikir keras hingga halaman terakhir.

Kemisteriusan anak itu membuat saya lebih berkonsentrasi untuk menggali siapa anak ini. Saya malah mengesampinkan cerita Iwan tentang kehidupannya dimasa lalu. Buku yang juga berupa otobiografi Iwan ini memang menceritakan Iwa hingga ia berhasil di New York. Melalui anak kecil yang tidak jelas identitasnya tadi Iwan menceritakan segalanya. Bahkan Iwan menceritakan masa lalunya kepada Ibunya, keponakannya, teman perempuannya, semua orang yang ia temui. Menurut saya hal ini terlalu dipaksakan dan membuatnya minim dialog. 

Jika kita kesampingkan kekurangan diatas, memang cerita yang disajikan ini begitu menyentuh karena bertujuan untuk memberi kita pelajaran bahwa kita pasti bisa jika kita berusaha.  Iwan menggambarkan 'rumah' sebagai pusat dimana seorang anak tumbuh dan membentuk dirinya. Dimasa kecilnya, Iwan tidak terlalu suka untuk mengekspresikan perasaannya. Mungkin inilah yang menjadikan ia individu yang pendiam dan tidak terlalu menyukai keramaian saat dewasa. Penggambaran Iwan terhadap perjuangan orangtuanya untuk menghidupi dia dan keempat saudarinya lumayan detail. Bahkan ia juga menceritakan 'sejarah' kakak dan adiknya. Buku ini memberikan motivasi terhadap pentingnya pendidikan, agar kita tidak menyerah dengan kondisi ekonomi yang kita miliki dan tetap giat belajar meraih cita-cita.

EDIT :
Setelah saya pahami lagi buku ini lebih dalam (cieleh) ternyata si anak laki-laki tersebut adalah Iwan Setyawan dimasa lalu. Jadi dia menggambarkan si anak sebagai dirinya sendiri ^^

Kamis, 28 Juli 2011

LIbri di Luca

Judul : Libri di Luca
Penulis : Mikkel Birkegaard
Halaman : 588
Penerbit : Serambi
Tahun : 2010



Kata 'Luca' diatas tentu saja tidak ada hubungannya dengan darah yaa (luka) = ngejayus :p. Libri di Luca berdasarkan terjemahan ngasal dari aku adalah 'Perpustakaannya si Luca'. Pas baca tagline novel ini yang bertuliskan 'novel tentang perkumpulan rahasia pencinta buku' aku langsung tertarik. Soalnya jiwaku berasa terpanggil dengan kata-kata 'pencinta buku'. Kesan misterius tertangkap jelas dicover maupun sinopsisnya. Sehingga begitu menggoda untuk mengetahui lebih lanjut isi ceritanya.

Mungkin kalian pasti berpikir kalau orang yang paling mempengaruhi kita saat membaca sebuah buku adalah penulisnya. Benar, gak? Anggapan itu pasti berubah saat membaca novel ini. Bukan seorang penulis yang memengaruhi perasaan dan pemikira kita terhadap sebuah buku. Melainkan seorang Lector!

Luca Campelli merupakan seorang Lector yang handal. Ia pemilik toko buku antik bernama Libri di Luca di Denmark. Suatu malam dibulan Oktober saat ia membaca buku di toko miliknya, ia ditemukan tewas. Dokter beranggapan bahwa ia terkena serangan jantung. Tetapi tidak ada bukti yang mengarah kesitu.

Sebagai satu-satunya putra Luca, Jon Campelli menjadi pewaris tunggal toko buku tersebut. Pengacara itu sudah hampir dua puluh tahun tidak berhubungan lagi dengan ayahnya. Jon sama sekali tidak tertarik dengan toko buku. Kariernya sebagai pengacara tentu lebih menjanjikan. Apalagi saat ia diberikan suatu kasus yang sangat rumit. Ia dipromosikan naik jabatan dan mendapat gaji yang lebih tinggi. Kasus Otto Remer yang membajak lebih dari seratus lima puluh perusahaan adalah tantangan besar yang harus dihadapinya.

Ketika pemakaman ayahnya, Jon berbicara dengan Iversen tentang Libri di Luca. Asisten ayahnya itu memberitahunya tentang rahasia yang ada di Libri di Luca. Selama ini rupanya ada perkumpulan rahasia disitu.    Dimana anggota itu memiliki kemampuan khusus. Salah satunya adalah Katherina yang memiliki kemampuan sebagai seorang pemancar. Pemancar berfungsi untuk memberikan emosi dan perasaan yang kuat kepada orang yang sedang membaca buku agar bisa lebih fokus. Sedangkan Iversen yang seorang pemancar biasa membaca dengan keras agar orang disekitarnya ikut kedalam cerita yang ia baca.

Walaupun setengah tidak percaya dengan cerita itu, Jon tetap mengikuti perkumpulan itu. Ia dibantu dengan Iversen dan Katherina mencari penyebab pecahnya para Lector menjadi pemancar dan penerima. Apakah semua ini ada hubungannya dengan kematian Luca?

Two thumbs up buat Mikkel yang bisa menyajikan cerita dengan begitu nyata. Rasanya aku bisa mencium aroma toko buku dan ikut merasakan kecintaan mereka terhadap buku. Sampai-sampai aku berpikir apakah Lector itu benar-benar ada? (Siapa tahu? :p). Ada satu hal yang cukup membuatku terkejut dinovel ini. Yaitu tokoh bernama Muhammad. Jarang, kan ada novel dari luar yang memakai nama itu sebagai tokohnya? Apalagi peranan Muhammad disini bisa dibilang memegang peran yang cukup penting (bukan figuran). 

*Oh, ya si Birkegaard ini kayaknya lumayan narsis. Dia masukkin namanya sendiri sebagai salah satu pengarang yang bukunya dibaca oleh salah satu tokoh.

Selasa, 26 Juli 2011

Nasional.is.me

Judul : Nasional.is.me
Penulis : Pandji Pragiwaksono
Format : Ebook



Berawal dari ketertarikan saya dengan twitternya @bentangpustaka mengenai buku nasional.is.me nya @pandji maka saya mencari versi ebook-nya. Memang nasional.is.me awalnya berwujud ebook sebelum diterbitkan menjadi sebuah buku seperti sekarang. Karena ebooknya 'cuma' 233 halaman saya putuskan untuk baca ebooknya saja. Tapi dibukunya memang lebih lengkap karena sudah ditambah beberapa bab dan foto-foto yang tidak ada di ebook.

Saya sempat mikir, nasional.is.me itu buku seperti apa sih? Fiksi atau nonfiksi? Jawaban yang saya temukan setelah membaca adalah sebuah nonfiksi yang membuat semangat nasionalisme kita menjadi terbakar. Disini saya tidak melebih-lebihkan. Semangat Pandji yang berusaha membuat Indonesia menjadi positif dimata rakyatnya dan dimata dunia internasional sungguh menggetarkan. Perjalanan Pandji kekota-kota di Indonesia turut membukakan mata saya bahwa Indonesia itu sungguh indah. Walaupun tidak bisa kita pungkiri Indonesia memanglah bukan sebuah negara yang sempurna.

Pandji yang lebih kita kenal sebagai seorang artis dan rapper membuat saya tidak menyangka ia bisa menulis buku semacam ini. Pandji mengajarkan tentang pentingnya menghargai pluralisme yang ada di Indonesia dengan contoh nyata melalui pengalaman dia sehari-hari sehingga kita tidak merasa digurui olehnya. Keoptimisannya terhadap Indonesia patut kita tiru. Indonesia memang memiliki potensi yang luar biasa. Pandji menyadarkan saya akan hal itu.

Topik-topik yang diangkat di ebook ini berkisar tentang sepakbola, basket, pengalaman Pandji sejak ia SD disekolah elite, SMP disekolah yang membuat ia sadar bahwa ia bukanlah seorang yang miskin, SMA Katholik yang mengajarkannya tentang perbedaan, dan saat ia kuliah di ITB. Selain itu topik tentang kota-kota di Indonesia yang menurut Pandji wajib dikunjungi, sampai masalah ekonomi Indonesia dan IndonesiaUnite dibahas tuntas disini.

Berikut adalah petikan di bab terakhir yang saya ambil dari ebook ini.


Ada cara untuk melakukan hal-hal hebat untuk kebaikan Indonesia.
3 hal yang akan menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang hebat:
1. Kenali Indonesia-mu
2. Temukan passionmu
3. Berkaryalah untuk masa depan bangsamu
Ketiga poin di atas membutuhkan jiwa petualang. 
Jiwa yang berani memasuki area area baru dalam kehidupannya.
Jiwa yang tidak akan membiarkan kesalahan membatasi niat untuk maju ke arah selanjutnya.
Jiwa orang yang mau untuk berjuang.
Jiwa orang yang mencari menang. 
Saya menulis buku ini, sebagai sebuah ajakan.
Ajakan untuk mengubah Indonesia.
Usaha ini, bukan untuk dirasakan hasilnya hari ini.
Tapi untuk masa depan.
Kita semua, tidak akan sempat melihat masa depan itu.
Anak-anak kita yang akan melihat.
Tugas kita, adalah memastikan bahwa anak-anak kita punya sesuatu yang indah untuk dilihat, di masa depan. 
“Bukan kebetulan elo lahir pada jaman ketika Indonesia sedang seperti sekarang ini, dan bukan kebetulan juga elo membaca tulisan ini...” 
Sederhananya: Anda hidup di jaman ini, karena anda ditakdirkan untuk berkarya dan membangun Indonesia menjadi lebih baik
Terima kasih
Hiduplah Indonesia Raya.

Silahkan download ebooknya disini 

Minggu, 24 Juli 2011

The Crying Tree (Buntelan dari BukuKita)

Judul : The Crying Tree
Penulis : Naseem Rakha
Tahun : 2009
Penerbit : Puspa Storia
Halaman : 372


"Biji-biji ini seperti air mata," katanya sambil memperlihatkannya pada Carol, bibinya, dan kemudian ibunya. "Sepertinya, pohon itu menangis."-hal 41
Bagaimana rasanya kehilangan anak laki-laki yang kita cintai?
Irene bisa menjawab pertanyaan itu. Selama sembilan belas tahun ia menanti keadilan bagi putranya Shep yang dibunuh oleh seorang remaja bernama Daniel Robin. Shep yang waktu itu baru berumur lima belas tahun ditembak Robin yang waktu itu masuk kedalam rumah mereka. Irene terus menyalahkan suaminya Nate yang menyuruh mereka untuk pindah ke Oregon. Padahal menurut Irene, seandainya mereka tetap tinggal di Blaine hal ini tidak akan terjadi.

Irene, Nate, dan Bliss putri mereka menjadi sebuah keluarga yang mengerikan. Irene menjadi seorang pecandu alkohol, hanya diam dan tidak mengerjakan apapun. Nate menjadi depresi dan Bliss tidak tahu apa yang harus ia lakukan terhadap kedua orangtuanya. Muak dengan semua keadaan ini, Bliss memutuskan untuk kuliah di Texas dan menjadi jaksa penuntut umum disana.

Pada tahun 2004 keluar  keputusan untuk menghukum mati Robin. Tetapi hal ini tidak membuat Irene lega. Dulu ia memang menginginkan pembunuh anaknya itu untuk mati. Sekarang ia malah merasa membenci dirinya  jika terus menerus hidup dalam kebencian. Satu hal yang tidak diketahui suaminya, Irene sudah bertahun-tahun berkirim surat dengan Robin dan mulai menyayangi anak itu. Ketika Carol, kakak Irene membocorkan hal ini Nate menjadi marah besar dan menyampaikan kebenaran yang terjadi ketika anaknya dibunuh.

Sebenarnya novel ini mempunyai cerita yang cukup menguras emosi. Kita turut merasakan penderitaan yang dialami Irene akibat ditinggal anaknya. Pergolakan batin kita juga diajak ketika Robin diharuskan untuk dieksekusi mati. Sayangnya, alur cerita berjalan terlalu lambat. Sehingga hampir disepanjang cerita kita merasa bosan. Jadi, biar di goodreads ratingnya rata-rata 4 sampai 5 bintang aku cuma bisa ngasih 2...

Senin, 18 Juli 2011

Cinta Suci Zahrana

Judul : Cinta Suci Zahrana
Penulis : Habbiburrahman El-Shirazy
Penerbit : Ihwal Publishing House
Tahun : 2011
Halaman : 284



Bagi seorang perempuan seperti Zahrana pendidikan adalah segalanya. Ia yang berotak cerdas berhasil menyelesaikan S1 didua universitas sekaligus. Lulus S1 Teknik UGM dan S2 Arsitek di ITB tidak membuatnya berpuas hati. Artikel yang ia kirimkan rajin dimuat di jurnal terbitan luar negeri seperti Jepang dan Australia. Puncaknya ia mendapat penghargaan dari Universitas Tsinghua di China.

Kegembiraan yang dirasakan Zahrana berbanding terbalik dengan yang dirasakan orangtuanya. Pak Munajat yang seorang PNS berpangkat rendah dan Bu Nuriyah yang sehari-harinya ibu rumah tangga tidak suka dengan tingkah putri semata wayangnya tersebut. Sebetulnya mereka sangat mendukung dengan prestasi akademik yang diperoleh anaknya itu. Namun mereka mengkhawatirkan Zahrana yang sudah berumur 34 tahun itu tidak juga menampakkan tanda ingin berumahtangga.

Sudah banyak lelaki yang datang kepadanya untuk meminang. Tetapi Zahrana selalu memiliki alasan untuk menolak. Ia lebih memilih untuk menyelesaikan kuliahnya dulu. Orangtuanya sudah kehabisan cara untuk membujuk putrinya menikah. Berkali-kali mereka menasihatinya agar segera memberikan cucu karena mereka sudah sepuh.

Zahrana akhirnya mengalah dengan kedua orangtuanya, ia mengurungkan niatnya untuk meneruskan S3 dan mengajar di UGM. Ia sekarang mengajar di Universitas Mangunkarsa Semarang. Tak lama, lamaran pun datang dari seorang yang tak pernah ia duga. Pak Sukarman, dekan fakultas teknik tempat ia mengajar mengajukan lamaran melalui Bu Merlin. Bu Merlin merupakan pebantu dekan I yang disegani Rana. Sebenarnya Rana ingin segera menolak lamaran itu. Ia tahu seperti apa sepak terjang Pak Karman yang suka main perempuan. Tetapi Rana agak segan dengan Bu Merlin sehingga ia menunda untuk memberikan jawaban.

Setelah berdiskusi dengan Lina yang merupakan sahabat karibnya, Rana membulatkan tekadnya untuk menolak Pak Karman. Karena akan lebih banyak mudharatnya jika ia menerima duda beranak itu. Sebagai gantinya, Rana segera angkat kaki dari universitas dan mendapat teror terus menerus dari Pak Karman.

Untuk menenangkan diri, Rana mengajar di pesantren. Disana ia minta kepada Kyai pemilik pesantren untuk mencarikannya jodoh yang cocok. Bu Nyai dan Kyai menawarkan seorang penjaja kerupuk kepada Rana untuk menjadi suaminya. Rana yang mulanya ragu kemudian memantapkan hatinya. Dua minggu kemudian Rana siap dipersunting oleh Rahmad. Rana sangat berbahagia. Namun sebuah kabar mengatakan bahwa calon suaminya tewas, tertabrak kereta api...

Tidak seperti novel-novel yang ditulis Kang Abik sebelumnya, tokoh utama pada novel Cinta Suci Zahrana adalah seorang perempuan. Zahrana merupakan potret wanita zaman sekarang yang lebih mendahulukan karier ketimbang menikah. Padahal fitrah seorang wanita adalah melahirkan seorang anak untuk membentuk generasi penerus yang soleh dan sholehah. Novel ini bisa dijadikan kritikan tajam terhadap emansipasi yang kadang kebablasan. Tentu saja seorang wanita boleh untuk berkarier dan menuntut ilmu setinggi mungkin, tapi  jangan sampai melupakan kodratnya.

Kenyamanan membaca novel yang alurya begitu mengalir ini kadang terganggu dengan banyaknya typo dimana-mana. Yaitu pada halaman 76, 83, 91, 111, 131, 133, 156, 171, 175, 182, 183, dan 204.

Kutipan Favorit :
-moral adalah nyawa orang hidup. Jika moral itu hilang dari seseorang, ia ibarat mayat yang bergentayangan-

Sabtu, 16 Juli 2011

Misi : Sukses! (Buntelan dari Kick Andy)

Judul : Misi : Sukses!
Penulis : OG. Mandino
Penerbit  Gramedia
Halaman : 208
Tahun : 2010




Misi : Sukes! merupakan sebuah faksi atau fakta yang dikemas dalam bentuk fiksi. Buku ini lebih kepada buku motivasi seperti yang banyak beredar dipasaran tetapi berbentuk cerita. Luke Gardiner merupakan tokoh utama dibuku ini. Ia merupakan seorang yang kaya raya. Pada suatu saat ketika ia berencana membangun cabang perusahaannya di luar negeri, ia memilih Inggris sebagai negara pertama. Sesaat setelah mendarat di bandara Heathrow ia tidak memilih untuk langsung menginap di hotel. Bersama seorang supir ia pergi ke jalan Matthew's Court. Disana, pada sebuah bangunan bernomor 22 Luke menghentikan mobil. Ia memandang bangunan yang sekarang hanya berbentuk puing-puing reruntuhan bekas bom.

Luke mengenang apa yang terjadi empat puluh tahun yang lalu. Tepatnya tahun 1944 pada saat Perang Dunia II. Cerita dibuku ini sebenarya lebih banyak membahas tentang Luke yang ikut menjadi tentara dalam perang melawan NAZI di Jerman. Ketika ada waktu luang ia menginap di sebuah hotel milik wanita tua bernama Winnie.Winnie inilah yang mengajarkan Luke mengenai makna kesuksesan sehingga Luke menjadi orang terkaya di dunia.Tetapi hotel yang terletak di Matthew's Court itu telah di bom oleh Jerman. Sehingga Luke hilang komunikasi dengan Winnie. Dimana kah Winnie sekarang berada? Apakah ia masih hidup setelah empat puluh tahun berlalu?

Diawal-awal novel ini saya agak lambat membacanya. Saya sempat bosan dengan cerita Luke tetang perang dunia II. Ternyata cerita tentang perang ini ada hubungannya dengan cerita pembuka saat Luke ingat dengan perempuan bernama Winnie. Perlahan saya mulai menyukai buku ini. Apalagi banyak kata-kata motivasi didalamnya.

Apakah cerita yang dibuat dibuku ini merupakan kisah nyata? Soalnya saya tidak menemukan siapa itu Luke Gardiner di Google dan apa hubungannya dengan penulis. Atau ia hanya tokoh rekaan penulis? Entahlah, yang pasti saya cukup menyukai buku ini dan kejutan yang menyertai di akhir ceritanya.

Minggu, 10 Juli 2011

Pangeran Pencuri

Judul : Herr Der Diebe - Pangeran Pencuri
Penulis : Cornelia Funke
Tahun : 2011
Penerbit : Gramedia
Halaman : 420


Venezia merupakan tempat yang dipilih oleh Prosper dan Bo untuk melarikan diri dari paman dan bibinya. Kota itu memang sering diceritakan oleh mendiang ibunya sebagai kota yang penuh dengan keajaiban. Venezia memang kota yang sangat indah, dengan gondola dan kanal-kanalnya serta singa bersayap. Bo paling suka dengan singa bersayap. Ia selalu membayangkan singa itu hidup dan melindungi siapapun yang berada di Venezia. Prosper dan Bo bahagia berada di Venezia. Mereka bertemu dengan seorang perempuan bernama Tawon yang mengajak mereka tinggal di Istana Bintang.

Istana Bintang merupakan bekas bioskop STELLA yang telah lama ditutup. Tirai di bioskop itu bersulamkan bintang-bintang, sehingga disebut Istana Bintang. Tidak hanya Tawon, Prosper dan Bo, di Istana Bintang juga tinggal Riccio si rambut landak, dan Mosca. Untuk hidup sehari-hari anak-anak itu menjual barang curian yang diberikan oleh Scipio yang menjuluki dirinya pangeran pencuri.

Dilain pihak, paman dan bibi Prop dan Bo mencari kedua anak itu. Paman dan bibi mereka ingin merawat Bo dan memasukkan Prosper ke sekolah asrama. Mereka pergi ke Venezia dan menyewa seorang detektif penyayang kura-kura bernama Victor. Victor yang ditugaskan mencari Bo, tetapi ia malah ditawan oleh anak-anak tersebut.

Pangeran pencuri ditantang oleh Sang Conte (bangsawan) untuk mencuri sebuah sayap yang terbuyat dari kayu dirumah Ida Spavento. Mampukah Scipio menjawab tantangan itu? Untuk apa sebenarnya sayap itu? Dan siapakah Scipio sebenarnya?

Membaca novel ini benar-benar membuat kita berada di Venezia. Kita diajak untuk bertualang ke gang-gang yang asing, ke Isola Segreta yang dikenal sebagai pulau yang angker, dan merasakan petualangan anak-anak tersebut. Tempat-tempat yang disebutkan dinovel ini memang tempat yang benar-benar ada. Misalnya Singa bersayap, dan patung cagalibri si gila buku. 



Over all, 4 bintang deh buat buku ini :)

Selasa, 05 Juli 2011

Queen of Babble in The Big City

Judul : Queen of Babble in The Big City
Penulis : Meg Cabot
Tahun : 2011
Penerbit : Gramedia
Halaman : 439
Harga : 60.500


Bagi seorang perempuan seperti Lizzie Nichols, pergi ke New York City adalah impiannya sejak dulu yaitu untuk menjadi spesialis gaun pengantin bersertifikat. Ia lulus dari Michigan University jurusan sejarah mode dan tidak ingin ‘hanya’ tinggal di Ann Arbor sebagai pegawai di toko. Lizzie ingin berkembang lebih jauh, tapi hal yang harus dilakukan Lizzie pertama kali adalah menguatkan diri terhadap cacian ibu dan kedua kakak perempuannya. Sebelumnya, sudah ada penduduk di kota itu yang mencoba peruntungan ke big apple namun akhirnya gagal karena ia suka merebut pacar orang dan menderita gangguan psikologis. Lizzie berusaha untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia akan mampu bertahan di New York apapun yang terjadi. Maka ia mulai berangkat ke New York dan mencari apartemen yang ‘murah’.

Tawaran untuk tinggal serumah dari pacarnya, Luke tidak disia-siakan Lizzie. Apalagi pacarnya itu seorang bangsawan yang memiliki puri di Perancis. Apartement yang ditinggali Luke dan Lizzie adalah milik ibu Luke. Apartemen tersebut merupakan apartement mewah yang terletak di Fifth Avenue yang terkenal itu. Disana Lizzie dan Luke menghabiskan malam-malam yang indah berdua. Lizzie tidak ingin menumpang begitu saja di apartement Luke, ia membayar seribu dollar perbulan. Agar tidak dianggap menjadi benalu.

Untuk tinggal bersama Luke, Lizzie harus beradu argumen dengan sahaabatnya, Shari. Shari marah karena Lizzie lebih memilih tinggal dengan Luke daripada dirinya. Shari bisa membaca pikiran Lizzie yang ingin cepat-cepat menikah dengan Luke. Ia menyadarkan Lizzie bahwa itu hal yang mustahil mengingat temannya itu baru berkencan selama dua bulan. Namun Lizzie tetap pada pendiriannya. Shari pun tinggal bersama Chaz, anak seorang pengacara yang sudah dipacarinya bertahun-tahun.

Setelah satu bulan menjadi pengangguran, Lizzie mendapat pekerjaan tanpa upah disebuah toko perombak pakaian pengantin milik Madame dan Monsieur Henry. Ia sudah putus asa untuk mencari toko busana yang mau menerimanya. Hingga akhirnya nekat menerima pekerjaan ini. Ia memang sangat menyukai pakaian pengantin vintage. Disana ia membantu pelanggan untuk merombak gaun yang cocok untuk hari besar mereka.

Selain itu, Lizzie juga bekerja sebagai resepsionis di kantor pengacara milik ayah Chaz. Ia dibayar dua ratus dollar per jam beserta asuransi. Lizzie harus menahan mulut besarnya karena ia bekerja di kantor pengacara yang sangat merahasiakan masalah klien mereka. Sehingga apa pun yang ia ketahui, ia tidak boleh membocorkannya. Lizzie juga harus menutup mulutnya ketika mengetahui pacar gelap ibu Luke terus menerus menelpon calon mertuanya itu.

Lizzie bertemu Jill Higgins ketika kantor pengacara itu menerima Jill Higgins sebagai klien untuk membuat janji pranikah. Jill Higgins merupakan tunangan dari pria terkaya di New York. Calon mertuanya tidak menyukainya. Jill Higgins diharuskan untuk mengenakan gaun pengantin warisan yang sangat jelek! Maka Lizzie ingin membantu Jill untuk memperbaiki gaun itu. Jill yang dikejar-kejar paparazzi dan keterlibatan Lizzie dalam membantu Jill membuat Lizzie harus dipecat dari pekerjaannya karena dianggap membocorkan rahasia klien.

Queen of babble in big city adalah bagian kedua dari Queen of Babble. Tapi sepertinya masih akan bersambung lagi, karena bagian akhir ceritanya masih sangat gantung. Ngomong-ngomong, kalau baca novel ini kita jadi membayangkan sebuah film hollywood apalagi adegan-adegannya sangat khas novel Amerika yang berkisah tentang persaingan dalam pekerjaan, seks, diet, dan ukuran tubuh.

Novel ini cocok dibaca oleh Anda yang ingin menikah dalam waktu dekat. Karena Meg Cabot juga menyertakan "Panduan Untuk Pengantin oleh Lizzie Nichols". Panduan ini cukup membantu, apalagi jika ingin menggunakan gaun pengantin internasional. Menurut saya tips yang diberikan sangat bermanfaat karena disertai gambar.

Cover versi Indonesia nya cakep banget! Lebih cakep dari cover aslinya. Lizzie digambarkan sedang menggembungkan permen karet sambil memakai mahkota milik patung Liberty. Disekelilingnya ada gedung-gedung pencakar langit. Simple but cute!

Sabtu, 02 Juli 2011

Anak Kos Dodol Tamat

Judul : Anak Kos Dodol Tamat
Penulis : Dewi ‘dedew’ Rieka
Tahun : 2011
Halaman : 302
Harga : 55.500



Salah satu buku ‘dodol’ yang menarik perhatian dari remaja sampai orang kantoran adalah Anak Kos Dodol (AKD). Ditengah maraknya buku bergenre serupa, AKD tetap mempunyai tempat tersendiri dihati pembacanya. Buktinya sekarang AKD sudah memasuki seri terakhir. Beberapa tahun lalu ada AKD, AKD lagi, AKD kumat lagi, dan AKD bareng konco. Disamping itu AKD juga dibuat komik, yaitu ‘AKD dikomikkin 1 dan 2’.

Sama seperti AKD-AKD sebelumnya, mbak Dedew masih menggunakan gaya penceritaan yang khas. Tidak baku, tetapi santai khas anak muda. Ia menuturkan kisah yang dialaminya sewaktu masih kuliah di Yogya. Di Yogya, ia ngekos bareng anak-anak dodol lainnya macam Sofia, Ine, Tere, Sarah, Julia, dan lain-lain di Puri Cantika 2. Di Puri Cantika 2 inilah Mbak Dedew menemukan ‘jati dirinya’ yang awalnya kurang pede menjadi narsis.

Berbeda dari seri sebelumnya, di seri terakhir ini ada bonus ’53 trik irit binti pelit anak kos’ , ‘tip pulang malam anak kos’, ‘suka duka ngekos’, ’41 kegiatan seru bareng anak kos’, ‘tip cantik sehat ala anak kos’, dan ‘trik sukses belajar pas ujia di kosan’. Pas baca trik dan tips di buku ini saya jadi ingat novel Lupus. Soalnya di Lupus juga suka ada tips dan trik dodol macam itu. J

Kalau kita perhatikan benar-benar, setiap cerita yang ditulis Mbak Dedew di buku ini mengandung pesan-pesan moral. Tapi disampaikan dengan gaya yang konyol sehingga orang tidak merasa digurui. Nasehatnya juga ‘ngena’ banget. Misalnya jangan suka ngegosipin orang, harus rajin belajar, makai pakaian yang sopan, dll. Ceritanya sederhana, tapi ada pesan yang bisa kita tangkap. Maka buku ini cocok untuk dibaca saat santai dan liburan seperti sekarang. Recommended deh pokoknya!

Jumat, 01 Juli 2011

100 Peristiwa yang Bisa Menimpa Anda

Judul : 100 Peristiwa yang Bbisa Menimpa Anda
Penulis/kartunis : Benny Rachmadi
Halaman : iv +132
Tahun : 2011
Penerbit : KPG
Harga : 53.500






Benny Rachmadi merupakkan seorang kartunis yang namanya menjadi terkenal saat ia dan Mice menjadi kartunis di Kompas minggu. Ia sudah menelurkan banyak buku diantaranya Benny & Mice : Lost in Bali 1 dan 2.  Ciri khas dari kartun yang dibuat Benny adalah tokoh utamanya adalah dirinya sendiri. Seperti dihalaman awal buku ini, Benny menjadikan dirinya sebagai tukang bajaj yang menceritakan tentang 100 peristiwa yang bisa menimpa kita semua. Semuanya adalah hal-hal sederhana yang terjadi disekitar kita, mungkin kita sendiri sering mengalaminya. Kelebihan lain dari buku ini adalah adanya 16 halaman yang berwarna. Sehingga menjadikannya eye catching. Tapi halamannya kurang banyaaakk jadi bentar aja bacanya selesai :'(

To Kill A Mockingbird

Judul : To Kill A Mockingbird
Penulis : Harper Lee
Tahun : 2010
Halaman : 533
Penerbit : Qanita


"Mockingbird menyanyikan musik untuk kita nikmati, hanya itulah yang mereka lakukan. Mereka tidak memakan tanaman di kebun orang, tidak bersarang di gudang jagung, mereka tidak melakukan apa pun, kecuali menyanyi dengan tulus untuk kita. Karena itulah, membunuh mockingbird itu dosa."

Kehidupan Scout dan Jem Finch berubah total saat ayah mereka menjadi pembela seorang kulit hitam. Ketika Atticus membela seorang yang dianggap sampah masyarakat, kecaman pun datang dari seluruh penjuru kota. Ditengah terpaan masalah yang menimpa keluarganya, si kecil Scout belajar bahwa kehidupan tidak melulu hitam dan putih.
Buku ini lumayan tebal, yaitu 533 halaman. Tetapi cerita yang disajikan begitu mengalir sehingga tidak membosankan. Yang dititikberatkan disini adalah masalah cara pandang orang kulit putih terhadap orang kulit hitam pada tahun 1930-an. Dimana masalah warna kulit menjadi sesuatu yang sangat penting. Karena buku ini  menarik dan menonjolkan nilai-nilai kemanusiaan, maka aku ngasih bintang 4 :) (nggak bintang 5 karena nggak ada yang sempurna, hehe)

Oh iya, ini adalah buku pertama dan terakhir yang ditulis oleh Harper Lee, padahal berkat buku yang ia tulis ini memenangi penghargaan di USA dan dinobatkan menjadi novel terbaik abad ke-20 oleh para pustakawan di seluruh Amerika.

"Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorag hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya... hingga kau menyusup kebalik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya."