Minggu, 21 Agustus 2011

The Innocent Man

Judul : The Innocent Man
Penulis : John Grisham
Penerbit : Gramedia
Halaman : 552
Tahun : 2011
http://www.bookoopedia.com/id/book/id-37804/the-innocent-man-tak-bersalah.html



Di Amerika banyak orang tak bersalah yang dijatuhi hukuman seumur hidup. Bahkan hukuman mati. Pada suatu malam, Debra Sue Carter diperkosa dan dibunuh didalam apartemennya. Polisi segera mengamankan TKP, mengambil sampel sidik jari, rambut, dan bukti-bukti yang bisa mengarahkan siapa pelakunya.

Kehabisan akal karena tidak kunjung mendapatkan petunjuk, polisi menangkap Ron Williamson berdasarkan aduan oleh Glen Gore yang mengaku melihat Ron bersama Debra pada malam saat ia terbunuh. Dennis Fritz ikut ditangkap dengan alasan ia adalah teman dekat Ron. Begitulah kasus ini berjalan. Sejak tahun 1983 sampai 1999 Ron dan Dennis dipenjara atas kejahatan yang tidak mereka lakukan.

Ron Williamson memang pembuat onar. Ia sering mabuk-mabukkan, mengonsumsi obat terlarang, pergi ke klab-klab malam untuk memburu wanita, dan menderita depresi. Saat SMA ia dikenal sebagai seorang atlit baseball. Karirnya bagus. Sayangnya ia tidak bisa menghentikan kebiasaan-kebiasaan buruknya. Terakhir, ia mengalami cedera dan impiannya hancur.

Berada dipenjara membuat Ron semakin depresi. Semua orang menganggapnya gila. Sayangnya, ia tidak dibolehkan untuk masuk ke Unit Perawatan Khusus.

Tidak hanya Ron dan Dennis. Tommy Ward dan Karl Fontenot juga bernasib sama. Sampai sekarang mereka masih berada dipenjara atas tuduhan membunuh Danice Haraway. Bedanya, tidak ada bukti fisik yang bisa meringankan keduanya sehingga pembunuh sebenarnya tidak diketahui.

Untuk pertama kalinya John Grisham menulis cerita non-fiksi. Ia tertarik dengan kasus yang dialami Ron ketika ia membaca New York Times dua hari setelah Ron dikuburkan. Setelah melakukan riset dan penulisan selama delapan belas bulan, akhirnya the innocent man bisa rampung. Banyak kenyataan pahit tentang sistem peradilan yang dibeberkan oleh Grisham. Sebagai mantan pengacara, Grisham sendiri terkejut dengan apa yang ditemuinya saat melakukan riset dan wawancara.

Empat lembar foto yang dimuat dihalaman tengah membuat saya bisa membayangkan orang-orang yang ikut terlibat dalam kasus ini. Walau sudah lama terjadi, saya masih bisa merasakan penderitaan yang dialami oleh mereka yang tak bersalah saat harus mendekam puluhan tahun dipenjara.

Sikap Ron memang memuakkan semua orang. Ia menyusahkan orangtua dan kakak-kakaknya. Tetapi kita tidak bisa langsung menuduh bahwa ia seorang pembunuh. Sebenarnya bukti yang dibeberkan saat persidangan beserta saksi sangatlah lemah dan aneh. Namun para penegak keadilan sepertinya menutup mata terhadap semua ini. Hanya karena insting mereka mengatakan Ron-lah pelakunya.

Dari dulu saya memang menyukai cerita yang didasarkan pada kisah nyata. Menurut saya John Grisham berhasil menampilkan cerita yang utuh beserta karakteristik tokoh dan tempat. Sehingga saya memberikan 4 bintang untuk buku ini.


Lomba Estafet Review Buku

Yang saya tag untuk ikut :
Ana
Peri_hutan
Ririz
Fca
Ndarow
Annisa_Anggiana
Mia
Iis
Adrian

yang ingin di tag juga, bilang2 yaa ^o^

2 komentar:

  1. Hei, Maya. Salam kenal ya.
    Jadi, The Innocent Man ini bukan novel fiksi seperti karya Grisham yang lain ya?

    Dulu, saya sangat suka Grisham, sejak membaca The Client dan The Firm. Setelah itu membaca sekitar sepuluh novelnya yang lain, tapi lama-lama kok jadi nggak setegang novel-novel awalnya. Jadi sekarang agak malas membaca Grisham. Kalau ini buku nonfiksi, kayaknya saya perlu membacanya nih, pengin lihat bagaimana Grisham menulis nonfiksi.

    Oh ya, saya suka blogmu. Saya link di blog saya ya. :)

    BalasHapus
  2. iya Danis. ini nonfiksi pertama yg ditulis Grisham. selain itu, buku ini juga dilengkapi foto2 tersangka dan korbannya buat mendukung fakta yg ditulis :)

    BalasHapus