Minggu, 21 Agustus 2011

Filosofi Kopi


Judul : Filosofi Kopi
Penulis : Dee Lestari
Format : Ebook



Untuk pertama kalinya saya membaca karya Dee Lestari. Dalam satu buah kumpulan cerpen dan prosa ini saya dapat menangkap gaya bercerita Dee yang menurut saya ‘sastra banget’. Dalam buku ini akan kita temukan tulisan-tulisan bertema cinta secara tersirat. Terdiri dari 18 cerpen dan prosa dengan Filosopi Kopi sebagai bintang utamanya.

Kecintaan seorang barista bernama Ben terhadap kopi membuatnya berkeliling dunia. Demi mendapatkan rahasia untuk meracik kopi yang sempurna. Sampai dirasa cukup, Ben balik ke Indonesia dan membuka kedai kopi bersama Jody. Kedai yang dinamainya ‘Kedai Koffie’ berubah menjadi ‘Filosofi Kopi’ karena Ben lebih suka memaknai setiap kopi yang ia buat. Ketika ada pelanggan yang datang, Ben akan memberikan kartu berisi makna kopi yang diminum si pelanggan.

Sebuah tantangan diberikan kepada Ben. Ia diminta membuat kopi yang berfilosopi dengan kata sempurna’. Imbalan 50juta akan didapatnya jika berhasil. Siang malam Ben berusaha membuat kopi itu. Sampai akhirnya ia mendapatkan uang 50juta. Namun ada seorang laki-laki yang datang ke kedainya, mengatakan kopinya biasa saja. Ada kopi yang lebih nikmat dari kopi buatan Ben. Kopi yang dibuat oleh bapak tua dipelosok Jawa Tengah. Ben dengan kemarahannya mencari kopi yang katanya lebih enak dari buatannya itu. Bersama Jody, ia bertekad untuk membuktikan kebenaran ucapan lelaki dikedainya.

Ketimbang cerpen-cerpen yang ditulis Dee, saya lebih menyukai prosa. Prosa-prosa yang ada lebih mengena. Tanpa harus berpanjang lebar Dee bisa merangkum kisah dalam bentuk prosa yang pendek dan tidak bertele-tele. Madre yang sekarang jadi bukunya Dee yang terbaru sepertinya mirip ya dengan Filosofi Kopi. Soalnya berupa kumcer dan prosa juga.

Bagi yang ingin ikut berfilosofi bersama Dee, bisa klik link ini untuk mendownload ebook-nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar