Jumat, 27 Mei 2011

Size 12 Is Not Fat

Judul : Size 12 Is Not Fat (Ukuran 12 Tidak Gemuk)
Penulis : Meg Cabot
Halaman : 413
Tahun : 2011
Penerbit : Gramedia



Maukah kau membunuh hanya supaya kurus?
Heather Wells, mantan penyanyi pop idola remaja, telah sampai pada titik jenuh; bosan menyanyikan lirik lagu ciptaan orang lain, tapi produsernya tidak mau menandatangani kontrak baru untuk lagu-lagu ciptaannya sendiri. Keadaannya diperparah dengan ayahnya dipenjara, ibunya kabur ke Buenos Aires bersama seluruh isi tabungan putri satu-satunya itu, dan Heather tampaknya tidak bisa berhenti membenamkan diri dalam kesedihannya dengan melahap cokelat KitKat. Puncaknya, tunangannya Jordan Cartwright telah menggesernya-dari tanggu lagu maupun dari ranjangnya-dan menggantikannya dengan bintang pop nomor satu terbaru Amerika, Tania Trace.
Heather lalu mendapatkan pekerjaan di asrama New York College-tak jauh dari tempat tinggal sementaranya di rumah Copper-temannya sekaligus kakak mantan tunangannya yang sangat baik kepadanya. Kelihatannya keadaan mulai membaik... setidaknya sampai gadis-gadis di asrama tewas satu per satu dalam waktu berdekatan. Selancar lift merupakan penjelasan resmi dari administrasi kampus mengenai penyebab kematian para gadis itu, tapi Heather punya kecurigaan lain. Dengan bantuan setengah hati dari Cooper, Hetaher berusaha menyelidiki kematian-kematian tersebut, tanpa menyadari itu bukan hanya sekadar untuk menjawab rasa ingin tahunya, melainkan mungkin akan menjadi pekerjaannya seumur hidup.

Novel ini bukan hanya novel cengeng tentang cinta. Melainkan novel seru yang menjadikan tokoh utamanya berperan seperti seorang detektif. Heather yang karir sebagai artisnya hancur kemudian bekerja sebagai asisten di gedung tinggal (semacam asrama) di kampus New York College. Atasan dari Heather adalah Rachel, seorang gadis cantik yang menyiksa dirinya dengan diet ketat.

Suatu hari, kematian  Elizabeth Kellog menggemparkan tempat kerjanya. Gadis yang dikenal alim itu diduga mati karena berselancar lift. Heather meragukan hal tersebut. Para gadis tidak mungkin berselancar lift. Dan lagi, Beth adalah gadis baik-baik.

Berselang satu minggu, muncul lagi satu korban tewas. Kali ini menimpa Roberta Pace. Ia mati dengan cara yang sama. Dan diduga mati dengan cara yang sama. Satu-satunya persamaan Bobby (Roberta) dan Beth adalah keduanya masih perawan dan seminggu sebelum mereka mati, mereka mempunyai pacar. Teman sekamar gadis-gadis itu mengatakan bahwa Beth dan Bobby bersama laki-laki yang bernama Mark. Atau Todd.

Heather mencurigai ada yang tidak beres dengan kematian kedua mahasiswi baik-baik ini. Ia terus menyelidiki. Dugaannya jatuh kepada Chris Allington. Anak rektor Allington yang dicurigai sebagai laki-laki yang meniduri kedua perawan tersebut.

Tak berapa lama setelah Heather menginterogasi Chris, kepala Heather dijatuhi pot geranium dari lantai 20, tempat Chris tinggal. Namun nasib Hetaher masih mujur, karena yang terkena malah kepala Jordan, tunangannya yang masih mencoba berhubungan dengan Heather.

Dibantu oleh Cooper yang tak lain kakak kandung dari Jordan, Heather mencoba mencari tahu siapa yang mencoba membunuhnya dan dua gadis lainnya serta apa motif dibalik pembunuhan tersebut. Sampai suatu saat, Heather mendapat telepon dari Sarah yang mengatakan bahwa Rachel sudah tewas...

Well, novel ini bagus banget! Dan tebakanku tentang siapa pembunuhnya tepat! yuhuuu..... Akhir dari novel ini gak klise kayak novel-novel kebanyakan. Tapi hubungan Heather dan Cooper agak gantung.

3 komentar:

  1. bagus ya?? teenlitnya meg cabot emang bagus2.. duh, jadi pengen baca :)

    BalasHapus
  2. hemm jadi penasaran , penuh sama misteri kayaknya yah

    BalasHapus
  3. @Mbak Ana : iya, dikirain ini novel tentang kehidupan artis.. ternyata tentang pembunuhan gitu.. ada sekuelnya kayaknya.. judulnya size 14 is not fat either kalo gak salah :D

    @Brigadir kopi : iya, tapi lebih ke cewek-cewek an novelnya.. hehe

    BalasHapus