Rabu, 18 Mei 2011

Psycholo-gy-ve

Judul : Psychologyve
Penulis : Syafrina Siregar
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2007
Halaman : 224



Amira Januari-psikolog muda terkenal-memiliki klinik yang selalu ramai, klien yang banyak, talkshow di radio dengan rating tinggi, dan mengasuh rubrik konsultasi di koran nasional. Masa depan yang cerah berada digenggamannya.
 Hanya ada satu hal. Mira fobia pada publikasi dan pernikahan. Bahkan terhadap Ardi, pengusaha sukses diusia tiga puluhan.
Hingga suatu hari, sebuah peristiwa menempatkan Mira sebagai pesakitan. Publikasi yang berlebihan menghancurkan masa depannya, karier, hidup, dan nama baiknya.
Satu-satunya jalan baginya adalah melarikan diri...

Ketertarikan saya terhadap novel ini apalagi kalau bukan profesi Mira sebagai Psikolog muda. Sebagai mahasiswi Psikologi, saya merasa 'sejiwa' dengan Mira, hehehe. Novel ini dibuka dengan adegan sang Psikolog yang mempunyai nama samaran AJ (Amira Januari) sedang menangani rubrik konsultasi yang diasuhnya. Sebagai seorang Psikolog, Mira bisa dibilang sukses dalam kariernya. Selain mengasuh rubrik konsultasi disalah satu koran beroplah besar di Makassar, ia juga menjadi narasumber tetap di sebuah radio.

Sebagai seorang Psikolog, sebenarnya Mira menyimpan trauma yang mendalam atas perceraian kedua orangtuanya saat ia masih kecil. Rasa trauma ini membawa Mira hingga ia dewasa dan menyebabkan ia tidak ingin menikah.

Dilain pihak, Ardi Thamrin adalah seorang pengusaha sukses. Ia menjalankan bisnis perhotelan milik keluarga. Hotel miliknya merupakan hotel termegah di Makassar. Ardi merupakan pria dewasa yang sudah cukup matang untuk menikah. Usianya sudah pertengahan tiga puluh tahun. Tapi ia masih kecewa dengan mantan pacarnya yang berselingkuh dengan pria bule.

Pertemuan secara tidak sengaja menjadikan Ardi mengejar-ngejar Mira. Ardi meminta bantuan sahabatnya Mira yaitu Silvi untuk menjodohkan Mira dengannya. Tetapi Mira bersikukuh untuk menolak lamaran Ardi. Ia selalu beralasan 'Marriage is not my thing'.

Ardi saat itu tengah dipusingkan oleh Ayu, adiknya yang ingin bercerai dengan Putra. Ayu yang manja disarankan oleh Ardi untuk pergi ke Psikolog. Ternyata, Psikolog yang didatangi Ayu malah mendukung keputusan Ayu untuk bercerai. Dan tidak lain, Psikolog tersebut adalah Mira.

Sebuah seminar yang diadakan oleh radio tempat Mira bekerja tiba-tiba mengubah segalanya. Ayu, yang menangkap basah Mira berduaan dengan suaminya menuduh Mira adalah Psikolog yang munafik dan tidak punya hati. Didepan ratusan orang, Mira dipermaulkan. Langsung saja berita tersebut menjadi headline dikoran-koran. Karier Mira pun hancur saat itu juga.

Menurut saya, judul novel ini unik. Bisa kita lihat dari dicoretnya tulisan 'gy' menegaskan bahwa judul novel ini (menurut penulisnya disini) adalah grammatically incorrect. Kabarnya, judul ini memiliki dua makna yaitu Psychology dan Psycho-love. Pencoretan huruf 'gy' semata-mata agar terlihat keren, hihi. Aku sih suka aja sama novel ini. Bahasannya ringan. Sudah lama tidak baca metropop. Tapi karena penasaran sama ceritanya, aku langsung maraton melahap novel ini dalam beberapa jam :O

1 komentar: