Sabtu, 07 Mei 2011

Enrique's Journey

Judul : Enrique's Journey
Penulis : Sonia Nazario
Halaman : vi + 396 hal
Tahun : 2008
Penerbit : Bentang




Buku petualangan tidak melulu bercerita tentang kisah fantasi ataupun hasil imajinasi. Buktinya enrique's journey berhasil membuktikan bahwa laporan perjalanan yang berdasarkan kisah nyata bisa menjadi suatu petualangan yang menarik dan mengharukan untuk disimak.

Sonia Nazario sang penulis novel ini mendapat ide untuk menggali pengalaman imigran yang mencoba pergi ke Amerika Serikat dari perbincangannya dengan pembantunya yang seorang imigran. Carmen, wanita itu mempunyai anak yang ia tinggalkan di negaranya demi menopang kehidupan anak-anaknya agar mempunyai masa depan yang lebih baik. Hati Sonia pun tergerak untuk membuat sebuah buku yang bisa membukakan mata banyak orang tentang kenyataan yang terjadi terhadap para imigran.

Sonia bertemu dengan Enrique dan mulai mewawancarai anak itu tentang perjalanan yang dia lakukan untuk mencapai AS. Enrique ditinggalkan Lourdes, ibunya yang pergi ke AS untuk bekerja karena ayahnya pergi meninggalkan mereka untuk wanita lain.

Enrique kecil dan kakaknya Belky terpaksa harus tinggal dengan keluarganya yang lain. Ia terus menerus mencari ibunya dan merindukan kasih sayangnya. Di Honduras, Enrique merasa tidak diinginkan siapapun. Ia menjadikan narkoba dan minum-minuman keras sebagai pelarian. Ia juga menghamili Maria Isabel, pacarnya agar wanita itu tidak meninggalkannya seperti orang-orang lain.

Rasa cintanya kepada Lourdes membuat Enrique bertekad untuk mencari ibunya dan tinggal bersamanya. Ia nekat melakukan perjalanan mengerikan dari Honduras menuju AS dengan menumpang diatas gerbong kereta. Ia sering bertemu gangster, bandit, polisi yang memukuli dan mengambil uangnya. Giginya patah, kelopak matanya menggantung dan ia menjadi sangat kurus. Setiap hari selama 6 bulan ia selalu berhadapan dengan kematian dan penyelundupan.

Perjalanan ini tentunya tidak hanya dihadapi Enrique. Ada jutaan Lourdes yang terpaksa harus meninggalkan negaranya agar bisa mengirimi anaknya uang untuk sekolah. Ada jutaan Enrique yang berjuang ke AS untuk bertemu dengan ibunya dan mendapatkan kasih sayang seorang ibu.

Novel ini sudah lama menjadi inicaran saya, tetapi ditoko buku sudah tidak ada. Maka ketika menemukannya saya langsung membelinya. Saya sempat membaca disebuah majalah yang mengatakan bahwa novel ini merupakan salah satu novel wajib baca. Dan saya sangat setuju dengan hal itu!

1 komentar: