Selasa, 15 Maret 2011

The Story of My Life

Judul : The Story of My Life
Penulis : Helen Keller
Tahun : 2010
Penerbit : Genta Pustaka
Halaman : 250

Sungguh menakjubkan membaca kata demi kata dalam sebuah buku yang ditulis oleh orang yang buta, bisu, dan tuli sekaligus. Rasanya setiap kata yang tertulis merupakan bukti dari perjuangan Helen Keller dalam mengembangkan potensi yang ia miliki. Halaman pertama sampai dengan halaman terakhir dari tulisannya yang berjumlah 250 halaman ini begitu menginspirasi kita untuk belajar lebih banyak. Dan menghargai kelebihan yang kita miliki.

Helen Keller terlahir seperti bayi normal pada umumnya. Tetapi, saat ia berumur dua tahun penyakit yang aneh menyerangnya. Mengakibatkan ia tidak lagi bisa melihat. Kenangannya tentang keindahan dunia masih ia simpan didalam ingatannya yang terdalam.

Helen tumbuh sebagai anak yang aktif dan tidak bisa diam. Rasa ingin tahu nya terhadap segala sesuatu sangatlah besar. Kedatangan Anne Sullivan mengubah segalanya tentang Helen. Anne adalah gurunya yang mengajarkan Helen membaca dan berbicara. Dia dengan penuh kesabaran mengejakan tiap huruf melalui jari-jarinya yang diletakkan di atas tangan Helen. Dia juga yang mengajarkan Helen untuk berbicara dan memahami suara dengan meraba bibir lawan bicaranya. Perkembangan Helen dalam mengingat tiap kata sangatlah pesat. Ia menjadi anak yang pandai. Bahkan ia mampu menembus ujian masuk Universitas Radcliffe.

Helen sangat mencintai buku. Ia senang membaca buku dengan huruf timbul (braile). Tidak hanya buku berbahasa Inggris. Helen juga membaca buku berbahasa Jerman, Perancis, Latin, dan Yunani.
Yang telah kupelajari dan diajarkan padaku rasanya tidak begitu penting dibandingkan "cinta dan kemurahan" buku-buku-Helen Keller (hal 215)

Sebagai seorang anak, tentu saja ada saat-saat dimana Helen merasa jenuh untuk belajar.
Meskipun begitu, ada saat-saat ketika aku ingin menghindari sebagian dari hal-hal yang harusnya kupelajari. Karena pikiran yang dipenuhi beban tak akan sanggup menikmati harta karun yang telah disimpannya dengan usaha keras. (Hal 187)

Anne Sullivan adalah seorang yang terus disebut Helen dari awal hingga akhir buku ini. Anne lah yang mendorong Helen untuk tidak terpaku pada keterbatasannya. Sehingga kesuksesan yang diraih Helen sebagian besar berkat kerja keras Anne.

Kelebihan dari buku ini adalah bukan saja sebagai biografi Helen Keller, tetapi juga buku yang ditulis dengan cinta. Sangat terasa bagaimana semangat Helen saat menulis buku ini. Begitu memukau! Namun, tentu saja setiap buku memiliki kekurangan. Menurut saya, kekurangan buku ini terletak pada penerjemahannya. Karena ada kalimat yang maknanya kurang bisa saya mengerti. Mungkin karena kalimat itu dalam bahasa aslinya merupakan kalimat yang puitis, jadi agak sulit dipahami dalam bahasa Indonesia. Tetapi semua itu tidak mengurangi keindahan isi buku The Story of My Life  :)

3 komentar:

  1. wah penjelasannya jelas yah, ada kelebihan dan kekurangannya .. nice post

    BalasHapus
  2. dulu saya pertama tau helen keller pas SD karena baca komiknya.
    Dan menurut saya helen keller itu hebat bgt. kisah hidupnya bikin saya terharu. dan sekarang baru tau juga kalo helen keller punya buku :3

    BalasHapus
  3. reviewnya semakin oke May, lanjutkanlah...

    aku padahal pengen ikut reading challengenya, tapi kok ndak tuntas2 bacaanku? kurang niat mungkin.

    semoga buku di atas dijadikan contoh ya, kalo kekurangan itu tidak untuk diratapi dan tangisi...
    namun makna dibaliknya adalah untuk bertahan hidup, berjuang dan berusaha :)

    BalasHapus