Kamis, 20 Januari 2011

Warrior : Sepatu Untuk Sahabat

Judul buku : Warrior : Sepatu Untuk Sahabat
Penulis : Arie Saptaji
Jumlah halaman : 192
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2007

Novel ini berlatar belakang awal tahun 80-an di Temanggung dengan nuansa budaya Jawa yang kental. Arie Saptaji berhasil membuktikan bahwa teenlit tidak hanya bercerita tentang remaja di kota metropolitan dengan gaya hidup yang ‘wah’ tetapi ia menyajikan teenlit dengan gaya yang sederhana namun mampu memikat pembacanya.

Tokoh utama di novel ini adalah Sri. Seorang anak SMP yang sederhana. Ia tinggal di bilik beralas tanah dengan simbok semenjak ayahnya meninggal. Di bilik itulah ia sering di dongengkan oleh simbok. Cerita yang paling di sukainya adalah Timus mas.

Walaupun sering diolok-olok teman-temannya sebagai anak penjual lopis, Sri tidak pernah merasa rendah diri. Ia terus membuktikan bahwa ia mampu berprestasi.

Sri merupakan salah satu siswi yang jago olahraga di sekolahnya sehingga ia dan sahabatnya Lisa yang juga merupakan ketua OSIS di ikutkan dalam lomba gerak jalan mewakili sekolahnya.

Tapi ada satu hal yang mengganjal pikiran Sri. Sepatu yang di milikinya sudah tidak layak. Sri tidak mempunyai uang dan ia tidak ingin merepotkan simbok untuk membelikannya sepatu baru.

Beruntung Sri mempunyai sahabat yang baik seperti Lisa. Ibunya Lisa mengajak Sri untuk membantu bisnis kuenya. Sri mendapatkan uang dari pekerjaannya tersebut. Ketika uang sudah terkumpul Sri malah menyumbangkannya untuk Joni.

Lalu bagaimana cara Sri untuk membeli sepatu warrior tersebut ?

Di sini kita akan menemukan ketabahan hati seorang remaja yang tidak pantang menyerah dan suka bekerja keras di tengah keterbatasan ekonomi.

2 komentar:

  1. seeep....
    sepertinya teenlit yang satu ini beda ya? settingnya ga di kota, nama2nya juga lebih familiar (bukan nama khas sinetron), kisahnya tentang persahabatan dan perjuangan gitu ya?

    hmmm.... saya jadi tertarik belinya. harus amsuk budget bulan Februari neh.

    BalasHapus
  2. Iya, ceritanya tentang itu.. hehe, lebih 'mengena' dengan kondisi masyarakat kita

    anw aku beli novel ini cuma 7000 lo waktu gramed lagi diskon :D

    BalasHapus