Rabu, 26 Januari 2011

The Hardy Boys : Rahasia Gua Honeycomb

Judul : The Hardy Boys - The Secret of the Caves
Penulis : Franklin W. Dixon
Penerbit : Elexmedia Komputindo
Halaman : 168

Chet Morton mengajak Hardy bersaudara untuk mencari harta karun dengan alat pendeteksi logam miliknya di gua-gua Honeycomb. Bertepatan dengan itu muncul Mary Todd yang mengaku kehilangan kakak laki-lakinya, Morgan Thomas Todd dosen hubungan internasional di Kenworthy College.

Mary ingin Pak Hardy menemukan kakaknya. Detektif itu menawarkan anak-anaknya, Frank dan Joe untuk membantunya. Tentu saja Frank dan Joe menyetujui hal ini.

Frank dan Joe mencari informasi di Kenworthy College dan bertemu dengan Cadmus Quill, asisten dosen Morgan Todd yang mencurigakan. Hardy bersaudara menemukan petunjuk dimana Morgan Todd berada dari pesan yang dituliskan di soal ujian yang dibuat profesor tersebut.

Kemudian, sahabat mereka Chet Morton yang mempunyai alat pendeteksi logam terbaru dan Biff Hooper menyadari bahwa alat pendeteksi logam milik Chet yang mereka remehkan ternyata malah mengantarkan mereka ke pencarian di gua-gua Honeycomb.

Di gua-gua honeycomb, keempat serangkai tersebut ada seorang pertapa bernama Wilson yang bertingkah laku seakan-akan dia sedang sakit jiwa. Ia mengaku telah terdampar di gua tersebut dan hidup seorang diri.

Hardy bersaudara beserta Chet dan Biff terus menyelidiki kasus ini dan hubungannya dengan hilangnya Morgan Todd serta kasus yang sedang ditangani ayahnya.

Setelah banyak pendekatan berbahaya, Frank dan Joe menemukan lampu sorot bertenaga di salah satu gua berbatu di sepanjang pesisir pantai. Dalam cahaya putih lampu sorot, rahasia mengejutkan di balik gua-gua itu

Dari dulu aku memang menyukai cerita-cerita detektif semacam ini karena seru. Buku ini kutemukan secara tak sengaja di kamar kakakku ketika aku ngubek-ngubek kamarnya sewaktu mencari buku untuk dibaca. Ternyata serial ini sudah sangat lama. Cetakan pertama pada tahun 1927. Wow, itu hampir satu abad ya, kok aku baru tahu sama buku ini? --"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar